Berdayakan Ekonomi Masyarakat Desa Gondang KLU, Mahasiswa KKN PMD Unram Perkenalkan Olahan Daun Kelor

SUARALOMBOKNEWS | Masyarakat Kabupaten Lombok Utara (KLU), Nusa Tenggara Barat (NTB), umumnya mengenal daun kelor sebagai sayuran tanpa melihat peluang lainnya.
Olahan sayur yang biasa dibuat pun hanya berupa sayuran bening atau pelengkap sayur sehari-hari, tanpa melihat peluang ekonomi di tengah melimpahnya potensi kelor di KLU.
Daun kelor kerap kali dilihat sebagai lauk semata tanpa tahu manfaat dari daun kelor. Padahal, kelor dikenal sebagai pohon ajaib, yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh manusia.
Hampir setiap rumah warga di Desa Gondang KLU memiliki pohon kelor yang bisa dimanfaatkan sebagai peluang ekonomi. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa Universitas Mataram (Unram) mengajak masyarakat Desa Gondang untuk membangun potensi ekonomi baru melalui inovasi pengolahan daun kelor dengan mengangkat tema ”Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Lokal Melalui Inovasi Olahan Daun Kelor”.
Dalam program ini, Mahasiswa KKN Unram Desa Gondang yang terdiri dari 10 Mahasiswa yakni, Mufid Ansori, Dodik Widyastika Putra, Zeti Novitasari, M.Haryan Mauliditya, Dini Yulianti, WiraAnugrah Saputro, Hecha Prasthasya Azharia Salsabilla, Rosiana Ulfa, Merry Yanti Putri Satia dan Aulia Apriani memberikan pelatihan kepada masyarakat Desa Gondang untuk membuat berbagai jenis produk olahan dari daun kelor.
Produk yang dikenalkan antara lain berupa, cookies kelor, dadar gulung kelor, bakwan kelor, dan puding kelor.
Ide tersebut mendapat respon yang positif dari perangkat desa maupun masyarakat setempat.
Pada tanggal 14 Juli 2025 lalu, Mahasiswa KKN Unram melakukan pelatihan pengolahan daun kelor di Besari. Dalam acara tersebut, Mahasiswa KKN Unram mendapat banyak antusias dari masyarakat di sana.
Terbukti dengan jumlah masyarakat Dusun Besari yang datang memenuhi lokasi tempat pelatihan. Tempat pelatihan yang berlokasi di rumah RT Besari tersebut, telah menjadi bukti bahwa masyarakat di sana membutuhkan pelatihan seperti ini, untuk membangun ekonomi mereka di tengah sulitnya mencari lapangan pekerjaan.
Pelatihan yang umumnya menyasar ibu-ibu tersebut telah berjalan dengan lancar. Selanjutnya Mahasiswa KKN Unram membentuk struktur kelompok yang akan dibina, terdiri dari berbagai elemen masyarakat yang memiliki visi untuk bersama-sama mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Kelompok yang dibangun, tentu dibentuk melalui proses musyawarah yang melibatkan banyak pihak, termasuk semua anggota KKN Gondang, pihak desa, RT, Desa Besari dan perwakilan warga.”Tujuan dari penciptaan kelompok tersebut adalah agar terciptanya kelompok yang solid serta memiliki rasa tanggung jawab,” ucap salah seorang Mahasiswa KKN PMD Unram Desa Gondang, Mufid Ansori.
Selanjutnya produk hasil olahan kelor rencananya akan dipasarkan di berbagai UMKM di Kabupaten Lombok Utara. Selain itu, mahasiswa Unram juga memberikan pelatihan pemanfaatan media sosial sebagai promosi sarana penjualan dan promosi produk.
Dalam hal ini, mahasiswa KKN Unram akan mendampingi warga dalam membuat akun Facebook sebagai etalase digital produk mereka.
Hal tersebut dilakukan untuk memaksimalkan penjualan produk olahan kelor. Langkah di atas dinilai menjadi awal yang baik dalam melakukan bisnis.”Dengan hadirnya kegiatan itu tentunya diharapkan dapat menjadi langkah awal terciptanya peluang bisnis yang baru bagi masyarakat di Desa Gondang. Apalagi dengan dukungan yang diberikan oleh pihak Desa Gondang, Kabupaten Lombok Utara,” ujar Mufid Ansori. [SLNews – ***].

Tinggalkan Balasan