Tingkatkan Pendapatan Petani Lokal, PKM UNRAM Tanam Ribuan Bibit Gaharu di KHDTK Senaru KLU

SUARALOMBOKNEWS | Pohon Gaharu merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu yang memiliki ciri khas aroma yang harum.
Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), merupakan salah satu daerah penghasil gaharu yang tumbuh subur.
Permintaan gaharu sangat tinggi. Namun, muncul permasalahan terkait Gaharu yang bersumber dari pohon penghasil Gaharu di hutan alam yang jumlahnya terbatas sehingga harga gaharu di pasaran menjadi tinggi. Para petani penghasil Gaharu di NTB tidak mampu memenuhi permintaan, karena langkanya Gaharu dari hutan alam.
Atas dasar itu, Dosen Universitas Negeri Mataram (Unram), melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) tentang revitalisasi penanaman Bibit Pohon Gaharu di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Senaru, Kabupaten Lombok Utara (KLU).
Tim PKM Unram yang terdiri dari tiga orang dosen, yakni Mamika Ujianita Romdhini, Ph.D. selaku ketua, dengan dua orang anggota dosen, yakni Prof. Tri Mulyaningsih dan Prof Muktasam.
Kegiatan ini juga melibatkan 10 orang mahasiswa dan 10 orang pesanggem
Melalui kegiatan tersebut, Unram dan para pemangku kepentingan setempat dapat memanfaatkan permintaan gaharu yang meningkat, meningkatkan penghidupan, merehabilitasi kawasan hutan, dan menjadi contoh bagi model pembangunan berkelanjutan di Indonesia.” Tujuannya adalah untuk merevitalisasi penanaman gaharu di KHDTK (Kawasan Hutan dengan Tujuan Tertentu) Senaru untuk memberikan peluang yang menarik guna meningkatkan pendapatan bagi petani lokal,”ucap Ketua Tim PKM Unram, Mamika Ujianita Romdhini, Ph.D.
Metode yang digunakan meliputi penilaian lokasi dan penyiapan lahan berkelanjutan di KHDTK Senaru. Bibit gaharu berkualitas tinggi didistribusikan, dan petani setempat menerima pelatihan dalam penanaman, pemeliharaan, dan produksi gubal. Penanaman bertahap memastikan hasil panen yang berkelanjutan, dengan pemantauan rutin. “Kolaborasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan setempat memastikan kepemilikan bersama dan keberlanjutan jangka panjang. Dan jumlah bibit gaharu yang telah ditanam sebanyak 2070 pohon,”ujar Mamika Ujianita Romdhini. [SLNews – rul].

Tinggalkan Balasan