SHOPPING CART

close

Posting Informasi Bohong, RSUD Praya Akan Laporkan Pemilik Akun FB Irwan Tajri Chelsea

RSUD Praya Lombok Tengah
Direktur RSUD Praya, Dr. Muzakir Langkir

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Direktur Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat ( NTB ), Dr. Muzakir Langkir menegaskan, akan menempuh jalur hukum terkait dengan isi Postingan Relawan Endri’s Foundation ( EF ) Irwan Tajri di akun Facebook ( FB ) pribadinya yang menyebut RSUD Praya menahan seorang Bayi dari pasangan Hardi dan Hamrina Rosada, warga Kelurahan Sesake, Kecamatan Praya Tenggah, Lombok Tengah karena tidak mampu membayar persalinan. ” RSUD sudah punya konsultan hukumnya, dan persolan ini akan saya tindaklanjuti hari seni, saya akan tuntut. Dan besok (minggu, 20/12) saya akan mengecek langsung keadaan Bayi di Rumah Sakit,” tegas Dr. Muzakir Langkir, Sabtu ( 19/12/2020 ).
Dr. Langkir juga menegaskan, isi postingan dari Irwan Tajri di akun FB pribadinya itu sama sekali tidak benar. “Itu tidak benar dan bohong semua. Ibunya sudah boleh pulang sejak Rabu kemarin, akan tetapi dia masih posisi menunggu bayinya di ICU (sebagai pendamping bayi). Ibunya tertanggung PBI BPJS jadi tidak ada biaya alias gratis termasuk persalinannya,” ucapnya
Dr. Langkir menjelaskan, Bayi belum diijinkan dibawa pulang oleh orang tuanya karena kondisinya belum membaik. “Bayinya belum bisa pulang karena kondisi belum baik. Catatan, masih kuning. Diagnosis tidak bisa dibuka karena rahasia kedokteran. Jadi tidak bisa pulang bukan karena ditahan karena alasan biaya akan tetapi karena memang belum diizinkan dokter pulang karena kondisi belum baik. Dan kata Dr. Gede yang menangani Bayi itu, kalau kondisinya membaik akan diizinkan pulang hari Senin. Status bayipun sudah PBI jadi juga gratis tidak ada biaya apapun,” jelasnya
Dr. Langkir kembali menegaskan, orangtua Bayi mengaku tidak tahu dan tidak mengenal orang yang memposting tentang keadaan dirinya dan bayinya. “Saat ditanyakan ke ibu dan bapak (pasangan orangtua bayi ) oleh staf NICU. Ternyata tidak mengenal orang yang publish di medsos ( media sosial ). Jadi ini bisa jadi penipuan,” sebutnya
Sebelumnya, Relawan Endri’s Foundation ( EF ) Irwan Tajri membenarkan isi postingannya di akun Facebook ( FB ) pribadinya yang isinya menuding pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya menahan seorang Bayi dari pasangan Hardi dan Hamrina Rosada, warga Kelurahan Sesake, Kecamatan Praya Tenggah, Lombok Tengah karena tidak mampu membayar persalinan di RSUD Praya, Lombok Tengah. “Jadi, mereka itu ( orangtua bayi ) dari keluarga kurang mampu. Kami bantu posting atas izin keluarga juga,” kata Irwan Tajri kepada suaralomboknews.com via WhatsApp ( WA ), Sabtu, 9 Desember 2020.
Dalam postingan di akun FBnya itu, Irwan Tajri juga membuka donasi dan mencantumkan nomor rekening Bank BRI atas nama dirinya untuk membantu biaya persalinan oranagtua bayi di RSUD Praya. “Sore tadi juga kami sudah sampaikan donasi yang terkumpul, 320.000,- semoga itu bisa membantu,” ucapnya
Menurut pihak RSUD Praya, kata Irwan Tajri, Bayi belum diijinkan dibawa pulang orang tuanya karena masih dalam penanganan Medis.” Tetapi penjelasan keluarga pasien ke kami berbeda, sehingga posting demikian,” sebutnya
Tajri mengaku, dirinya telah mendatangi pihak RSUD Praya, dan membenarkan Bayi tersebut masih dalam perawatan. “Tadi ( Sabtu,19/2020) kami ke RSUD dan memang benar adik itu ( bayi ) masih harus dirawat di RS. Soal-soal BPJS juga sudah dibereskan pihak RS. Dan hari Senin kami akan klarifikasi juga perihal ini kepada pihak RS supaya terang dan jelas persoalan ini,” ungkapnya
Tajri berharap kepada Pemerintah Daerah menyiapkan pelayanan terpadu di RSUD Praya, sehingga masyarakat miskin yang menggunakan Bantuan Sosial ( Bansos ) untuk berobat bisa terlayani dengan baik. “Saya harap pemerintah ke depan menyiapkan layanan terpadu di RSUD terkait soal masyarakat miskin yang hendak berobat dan menggunakan Bansos pemerintah. Karena masyarakat miskin mana tau dimana kantor Dinsos ( Dinas Sosial ) dan Dikes ( Dinas Kesehatan ). Dengan layanan terpadu itu tentu akan sangat memudahkan dan membantu,” harapnya
Berikut isi postingan akun FB, Irwan Tajri Chelsea.
Assalamualaikum warganet…!!
Bantu adek ini pulang dari rumah sakit .
Lagi,,
Bayi tidak bisa dibawa pulang oleh orang tuanya karena alasan tidak ada biaya.
Putra dari pasangan Hardi dan Hamrina Rosada ( Sesake ) ini terpaksa harus ditahan dulu di RSUD Praya karena tidak tidak mampu membayar persalinan disana.
Mereka ini adalah keluarga miskin.
Saya mengajak kepada kita semua untuk peduli dan membantu adik kita keluar dari rumah sakit.
Salurkan kepedulian anda ke Rekening
BRI : 4702 – 01 – 012669 – 53 – 9
IRWAN TAJRI
[ slNews – rul ]

Tags:

0 thoughts on “Posting Informasi Bohong, RSUD Praya Akan Laporkan Pemilik Akun FB Irwan Tajri Chelsea

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Hari Jadi Lombok Tengah 75
LOGO Hari Jadi Lombok Tengah 75

KATEGORI

STATISTIK