SHOPPING CART

close

Ini Pengakuan Amaq Jidah, Pasca Penggerebakan Arena Judi Sabung Ayam Batu Bolong oleh Prajurit TNI

SUARALOMBOKNEWS.COM – Lombok Tengah | Para Penjudi Sabung Ayam di Arena Judi Sabung Ayam di Dusun Batu Bolong, Desa Ungga, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah kocar kacir setelah digerebek Prajurit TNI dari Koramil 04 Praya Barat, Kodim 1620/Lombok Tengah, Sabtu, (20/10/2018).
Menurut Informasi dari warga yang di himpun SuaraLombokNews.com, Penggerebekan Judi Sabung Ayam oleh Prajurit TNI Koramil 04 Praya Barat itu berlangsung sekitar Pukul 11.00 Wita.”Penggerebakan sekitar Jam 11,” terang Amaq Jidah, warga Dusun Batu Bolong, Desa Ungga, Kecamatan Praya Barat Daya, Sabtu, (20/10/2018).
Amaq Jidah menceritakan, penggerebekan arena Judi Sabung Ayam itu dilakukan secara tiba – tiba oleh 6 orang Prajurit TNI Koramil 04 Praya Barat dengan membawa Senjata Api Laras Panjang, dan penggerebekan arena Judi Sabung Ayam itu dipimping langsung Danramil 04 Praya Barat Kapten Infanteri I Made Genjong.” Yang datang ada 6 orang dengan membawa senjata, termasuk Danramil,” ucapnya.
Pada saat melakukan penggerebekan, uangkap Amaq Jidah, Prajurit TNI dari Koramil 04 Praya Barat itu meletuskan tembakan Senjata Api Laras Panjang puluhan kali.
Selain menangkap Ayam Aduan, Prajurit TNI juga melakukan pemukulan terhadap salah seorang warga yang saat itu berada di arena Judi Sabung Ayam. Tidak itu saja, Prajurit TNI juga merusak lapak pedagang yang ada di arena Judi Sabung Ayam itu.”Ayam ditangkap, lalu diprampek (Dibanting) sampai mati, Lapak Pedagang Nasi ditendang, dan ada juga warga yang dipukul,”ungkapnya.
Amaq Jidah mengaku sangat menyayangkan sikap Prajurit TNI Koramil 04 Praya Barat. Terlebih lagi dirinya setiap satu minggu sekali memberikan uang rokok kepada Oknum Anggota TNI yang nilainya Rp. 300 – Rp. 500 ribu.
Amaq Jidah juga mengaku, ada Oknum TNI yang ikut Judi Sabung Ayam.”Semestinya kami dilarang dengan cara baik – baik, kalau sudah dilarang dengan cara baik – baik pasti kami taat. Seminggu sekali saya juga memberikan uang rokok Rp. 300 sampai Rp. 500 ribu lewat Amaq Har, dan ada juga Anggota TNI yang ikut Sabung Ayam (Begocek),” ujarnya.
Terpisah, kepada SuaraLombokNews.com via WhatsApp, Sabtu, (20/10/2018), Danramil 04 Praya Barat, Kapten Infanteri I Made Genjong mengatakan, letusan senjata api pada saat melaksanakan penggerebekan Arena Judi Sabung Ayam di Dusun Batu Bolong, Desa Ungga itu hannya tembakan peringatan ke udara.
Kapten Infanteri I Made Genjong juga mengaku tidak pernah melakukan kekerasan dan pengerusakan di Arena Judi Sabung Ayam tersebut.”Mengenai tembakan, ia ada, tapi itu tembakan peringatan ke atas. Tapi untuk tindakan kekerasan tidak ada dan yang dibakar kurungan ayam saja, kalangan dan yang lainnya masih utuh,”ungkapnya.
Kapten Infanteri I Made Genjong juga membantah, tidak ada anggota TNI yang menerima uang rokok maupun yang ikut Judi Sabung Ayam seperti yang dituduhkan Amaq Jidah.
Pantauan SuaraLombokNews.com di Arena Judi Sabung Ayam di Dusun Batu Bolong, Desa Ungga, Kecamatan Praya Barat Daya, pasca digerebek oleh Prajurit TNI Koramil 04 Praya Barat, situasi di Arena Judi Ayam itu tampak sepi dan hannya terlihat sisa bara api bekas kurungan ayam yang dibakar di areal persawahan yang letaknya beberapa meter dari Arena Judi Sabung Ayam Batu Bolong. [slNews.com – rul].

Tags:

0 thoughts on “Ini Pengakuan Amaq Jidah, Pasca Penggerebakan Arena Judi Sabung Ayam Batu Bolong oleh Prajurit TNI

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Hari Jadi Lombok Tengah 75
LOGO Hari Jadi Lombok Tengah 75

KATEGORI

STATISTIK