Kadisdik Lombok Tengah Jawab Keluhan Guru Soal e-Raport

Kadisdik Lombok Tengah Jawab Keluhan Guru Soal e-Raport

SUARALOMBOKNEWS.COM – Lombok Tengah | Sejumlah Guru SD dan SMP di Lombok Tengah mengeluhkan implementasi sistem penilaian yang berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 87/2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).
Guru menilai pengisian nilai PPK melalui Aplikasi e-Raport menyulitkan,baik guru maupun pihak sekolah yang telah memiliki Aplikasi e-Raport.
PPK mesti dinilai guru langsung di sekolah lewat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).
Ada lima penguatan dalam PPK yaitu nasionalisme, integritas, kemandirian, gotong royong, dan religius.
Lima aspek ini yang harus diberi nilai atau score dan dimasukkan ke mata pelajaran.
Menanggapi keluhan para Guru itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lombok Tengah, H. Sumum mengatakan, penerapan e-Raport yang juga merupakan bagian dari K13 itu merupakan kebijakan Pemerintah Pusat yang harus dilaksanakan.”Kebijakan e-Raport ini bukan kebijakan Dinas, melainkan kebijakan Pemerintah Pusat,”tegas H. Sumum, Jumat, (21/12/2018)
Salah satu alasan penerapan e-Raport kata H. Sumum untuk mengantisifasi hilangnya arsip nilai siswa, terlebih lagi banyak ditemukan kasus Raport hilang, baik itu hilang karena musibah maupun karena unsur kelalaian.” Banyak kejadian Raport hilang, jadi kalau pakai teknologi (e-Raport) data nilai siswa mudah ditemukan. Selain itu Nilai Raport siswa juga harus bisa terbaca Kementerian,”katanya.
Untuk itu, Sumum meminta kepada para Guru atau tenaga pendidik untuk belajar mengoperasikan pengisian nilai siswa melalui aplikasi e-Raport. Karena mengisi dan memberi nilai Raport merupakan tugas dan tanggungjawab Guru.”Kalau sudah dipelajari pasti mudah. Masalah mengisi raport sampai dua atau tiga hari, itu sudah menjadi tugas guru. Untuk itu janganlah mengeluh, jangan manja,”ucapnya.
Di Lombok Tengah lanjut H. Sumum sejumlah Sekolah tingkat SD dan SMP telah menerapkan Aplikasi e-Raport dan ada juga sejumlah sekolah yang masih belajar menjalankan Aplikasi e-Raport.”Beberapa sekolah sudah ada yang mulai dan ada juga yang masih belajar,”ujarnya. [slNews.com – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan