Jadi Kades, Purnawirawan TNI di Lombok Tengah Tak Pernah Tidur Malam

SUARALOMBOKNEWS | Setelah pensiun dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) pada Tahun 2015. Pada tahun 2020, Sersan Mayor (Serma) Purn. Dinah Alwi melanjutkan pengabdiannya kepada masyarakat dengan mencalonkan diri sebagai Kepala Desa (Kades) Beleke, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Hasilnya, Serma (Purn) Dinah Alwi terpilih menjadi Kades Beleke dan dilantik menjadi Kades Beleke pada awal Tahun 2021.
Setelah resmi menjabat Kades Beleke, berbagai terobosan dilakukan oleh Serma (Purn) Dinah Alwi, khususnya dibidang Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat).
Salah satu kegiatan yang sampai dengan saat masih dijalankan oleh Serma (Purn) Dinah Alwi yakni melaksanakan Ronda dan Patroli malam bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Badan Keamanan Desa (BKD), termasuk bersama Kepala Dusun (Kadus).
Namun, kegiatan Ronda dan Patroli malam itu, berdampak langsung kepada Serma (Purn) Dinah Alwi.
Ditemui suaralomboknews.com di ruang kerjanya di Kantor Desa Beleke, Selasa, (16/12/2025), Serma (Purn) Dinah Alwi mengaku, pasca dilantik jadi Kades Beleke dan setelah melaksanakan kegiatan Ronda dan Patroli Malam, dirinya jarang tidur malam dan menghabiskan waktu malam berkeliling ke masing – masing wilayah Dusun se – Desa Beleke.” Saya tidak pernah tidur malam, karena setiap malam saya keliling ke masing – masing Dusun untuk melaksanakan kegiatan Ronda dan Patroli malam. Itu saya lakukan demi menjaga warga dan menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, nyaman dan kondusif di wilayah Desa Beleke. Ronda dan Patroli malam saya laksanakan bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, BKD dan Kadus,” tuturnya
Serma (Purn) Dinah Alwi menegaskan, kegiatan Ronda dan Patroli malam juga untuk mencegah terjadinya tindak pidana peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba di wilayah Desa Beleke.” Alhamdulillah sekarang Desa Beleke sudah bebas dan bersih dari peredaran dan penyalahgunaan Narkoba. Meskipun begitu, kami tidak lengah dan kegiatan Ronda dan Patroli malam tetap kami laksanakan, termasuk melaksanakan kegiatan pengajian umum satu kali seminggu di Masjid di masing – masing Dusun,” ucapnya
Jika ada warga yang terindikasi bermasalah, lanjut Serma (Purn) Dinah Alwi, dirinya langsung mendatangi rumah warga yang terindikasi bermasalah dengan hukum.” Kalau ada warga yang terindikasi bermasalah dengan hukum, saya datangi langsung ke rumahnya bersama pak Kadus, BKD, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Meskipun baru terindikasi, kami menasehati dan mengingatkan untuk tidak melakukan hal – hal yang bertentangan dengan hukum. Dan dengan saya jalan keliling setiap malam, saya bisa mengetahui kondisi dan keadaan masyarakat, sehingga jika terjadi hal – hal yang tidak kita inginkan, bisa dilakukan tindakan pencegahan dan tindakan cepat,” ujarnya. [SLNews – rul].

Tinggalkan Balasan