SHOPPING CART

close

Ngaku Bagi Rata Beras Bapan, Oknum Kadus di Lombok Tengah Terancam Kena Sanksi

Kadus Bagi Rata Beras Bapan
Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Beras Bapan dari Dusun Tenten saat mengadu ke Pemdes Mantang, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, NTB.

LOMBOK TENGAH | Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Beras Bantuan Pangan (Bapan) di Dusun Tenten, Desa Mantang, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengadu ke Pemerintah Desa (Pemdes) setempat, karena tidak menerima jatah Beras Bapan sesuai dengan jumlah yang telah ditentukan oleh Pemerintah yakni 10 Kg per KPM.

Kurangnya jatah Beras Bapan yang diterima sejumlah KPM di Dusun Tenten, Desa Mantang, karena ada kebijakan sepihak Kepala Dusun (Kadus) Tenten yang membagi rata Beras Bapan kepada warga yang tidak terdaftar sebagai KPM.

Bagi rata Beras Bapan kepada warga yang tidak terdaftar sebagai KPM tersebut dibenarkan oleh Kadus Tenten, Desa Mantang, H. Zaenal.

Dihubungi suaralomboknews.com via pesan WhatsApp (WA), Senin, (3/6/2024), terkait dengan keluhan KPM dan dasar membagi rata Beras Bapan tersebut, Kadus Tenten, H. Zaenal mengaku, dirinya membagi rata Beras Bapan, karena warga yang terdaftar sebagai KPM tergolong warga yang mampu dan sudah ada mata pencahariannya.” Karena yang dapat orang yang ada usah dan mata pencaharian nya. Makanya saya bagi rata, Biar yang Lansia bisa menikmati,” ucapnya

Ditanya terkait dengan apakah ada aturan yang membolehkan Beras Bapan dibagi rata kepada warga yang tidak terdaftar sebagai KPM, H. Zaenal mengakui tidak ada aturan yang membolehkan Beras Bapan dibagi rata dan bagi rata Beras Bapan atas dasar permintaan dari warga.”Gak ada sih.. Cuman banyak yang pingin di bagi rata,” katanya

Saat ditanya kembali apakah warga yang meminta Beras Bapan dibagi rata, H. Zaenal menjawab, bahwa ada warga yang meminta dan tidak meminta Beras Bapan dibagi rata.”Ada yang minta ada yang ndak,” ujarnya.

Sementara itu, dihubungi suaralomboknews.com via pesan WA, Selasa (4/6/2024), terkait dengan sikap Pemdes terhadap Kadus Tenten yang membagi rata Beras Bapan dan terkait apakah bagi rata Beras Bapan oleh Kadus Tenten atas sepengetahuan Kepala  Desa, Pjs Kepala Desa (Kades) Mantang, Anang Nizamudin menjelaskan, bahwa mekanisme pembagian Beras Bapan ada Koordinator Dusun (Kordus) dan Koordinator Desa (Kordes) yang ditunjuk oleh Perusahaan Pemenang Tender. “Kami akan konfirmasi dulu sama kordus dan kordesnya tentang mekanisme pembagian beras ada Kordus yang ditunjuk dari perusahaan pemenang tender,” jelasnya

Terkait dengan sanksi yang akan diberikan kepada Kadus Tenten yang membagi rata Beras Bapan, Nanang menegaskan, ada mekanisme yang harus diikuti sesuai dengan peraturan yang berlaku.” Kalau masalah sanksi ada mekanisme yang harus kami ikuti sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya. [slnews – rul]

Tags:

0 thoughts on “Ngaku Bagi Rata Beras Bapan, Oknum Kadus di Lombok Tengah Terancam Kena Sanksi

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Juni 2024
M S S R K J S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

STATISTIK