Dishub Lombok Tengah Gandeng TP4D Kawal Proyek Rp. 6,9 M

Dishub Lombok Tengah Gandeng TP4D Kawal Proyek Rp. 6,9 M

( Kepala Dinas Perhubungan  Lombok Tengah H. Lalu Supardan )

SUARALOMBOKNEWS.COM – Lombok Tengah | Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Tengah menggandeng Kejaksaan Negeri Praya, Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)  melalui Tim Pengawalan dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) melakukan pengawalan terhadap proyek pembangunan dua Dermaga, di  Desa Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat dan di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, dengan nilai anggaran sebesar Rp. 6,9 Miliar.” Kami telah membuat MoU dengan TP4D Kejaksaan Negeri Praya, untuk melakukan pengawalan proyek pembangunan Dermaga Selong Belanak dan Kuta,” terang Kepala Dishub Lombok Tengah H. Lalu Supardan, Senin (9/10/2017).

Pengawalan terhadap proyek pembangunan Dermaga di Desa Selong Belanak dan Desa Kuta dilakukan mulai dari tahap lelang, proses pengerjaan  hingga pencairan dana proyek kepada pihak ketiga untuk mencegah terjadinya penyimpangan atau tindak pidana korupsi terhadap uang negara. ” Pengawalan dilakukan agar kegiatan pembangunan berjalan sesuai koridor hukum dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata H. Lalu Supardan.

Dishub Lombok Tengah sengaja meminta pendampingan dari Kejaksaan Negeri Praya, Lombok Tengah  dalam proyek pembangunan dua Dermaga dibagian selatan Lombok Tengah itu  untuk mencegah terjadinya penyimpangan. “Kalau main – main, kontraktornya berurusan dengan TP4D. Hasil dan kwalitas pekerjaannya juga dikawal terus, kalau ada ditemukan penyimpangan dan pekerjaan tidak sesuai dengan kontrak, nanti akan ada rekomendasi dari TP4D,  sehingga kalaupun ada muncul masalah yang berkaitan dengan hukum kita berharap ada solusi yang diberikan oleh Kejaksaan sehingga pembangunan tidak terkendala,” ucap H. Lalu Supardan.

Mantan Kabag Umum Setda Lombok Tengah itu menjelaskan, Tahun 2017 ini, Pemerintah Pusat menganggarkan Rp 6,9  miliar untuk pembangunan dua Dermaga tersebut

Pemerintah Pusat mengucurkan anggaran pembangunan dua Dermaga itu  untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Lombok Tengah baik itu dari sektor Pariwisata maupun sektor kelautan.”Anggaran Untuk Dermaga Selong Belanak Rp. 2,6 Miliar sedangkan Dermaga Kuta Rp. 4,3 Miliar. Anggaran yang diberikan Pemerintah Pusat ini sangat besar, untuk itulah kami gandeng TP4D, sehingga Proyek Pembangunan Dermaga ini manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” jelas H. Lalu Supardan.

Saat ini lanjut H. Lalu Supardan, dari laporan Konsultan Pengawas proyek pengerjaan Dua Dermaga itu masih dalam proses  pemasangan tiang pancar. Namun dirinya belum mengetahui secara pasti prosentase hasil pekerjaan kontraktor pemenang tender yang mengerjakan dua Dermaga tersebut.” Hari ini kita minta pihak kontraktor untuk menyampaikan laporan tertulis, sampai sejauh mana hasil pekerjaannya. Setelah ada laporan tertulis, akhir bulan Oktober  akan ada Rekomendasi dari  TP4D, seperti apa hasil rekomendasinya, nanti TP4D yang akan menyampaikannya,” tutur H. Lalu Supardan.

Sesuai dengan dokumen kontrak kerja, pengerjaan dua Dermaga itu akan berakhir pada tanggal 26 November 2017 mendatang. Dengan sisa waktu saat ini, Dishub Lombok Tengah, optimis pengerjaan dua Dermaga itu selesai tepat waktu.” Inilah juga tujuan kami menggandeng TP4D, supaya Proyek Dermaga itu dikerjakan sesuai dengan aturan dan selesai tepat waktu,” ujarnya. (slNews.com – rul)

No Responses

Tinggalkan Balasan