SHOPPING CART

close

Dimakan Rayap, Pohon Mahoni Tumbang Menimpa Lapak Pedagang

Warga Desa Aik Berik Kecamatan Batukliang Utara Loteng dibantu Anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas tengah membersihkan ranting Pohon Mahoni yang Tumbang karena lapuk dimakan Rayap”

Lombok Tengah, SuaraLombokNews.com, –  Angin kencang disertai hujan gerimis, mengakibatkan pohon Mahoni yang ada di kawasan Pariwisata Air Terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu Desa Aik Berik Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah (Loteng) tumbang, Senin, (6/2/2017).

Pohon Mahoni yang diperkirakan  berusia puluhan tahun itu tumbang sekitar Pukul 12.00 Wita.

Akibat Pohon tumbang itu, Lapak Pedagang yang ada di Parkiran Kawasan Pariwisata Air Terjun Benang Kelambu porak poranda tertimpa Pohon Mahoni yang tumbang tersebut.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian Pohon Tumbang tersebut. Pemilik lapak yang mengetahui tanda – tanda Pohon tumbang langsung keluar dari dalam Lapak  menyelamatkan diri.”  Tidak ada korban jiwa maupun luka – luka, beruntung pemilik Lapak keluar dari dalam lapak sebelum Pohon itu menimpa lapaknya,” terang Abdul Kadir Jaelani warga Desa Aik Berik, Senin, (6/2/2017).

Kawasan Pariwisata Air Terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu itu setiap hari ramai dikunjungi wisatawan dalam maupun luar negeri. beruntung pada saat kejadian Pohon Tumbang, tidak ada wisatawan yang melintas di bawah Pohon Mahoni yang tumbang tersebut.” Ya untung saja tidak ada wisatawan yang melintas, karena pada saat kejadian sebagian besar wisatawan masih berada di bawah (air terjun – red),” ucap Abdul Kadir.

Selain faktor angin kencang, penyebab utama robohnya Pohon Mahoni itu dikarenakan Pohon Mahoni itu sudah lapuk dimakan Rayap atau hama kayu.

Selain Pohon Mahoni yang tumbang tersebut, sekitar 4  Pohon lainnya yang kondisinya sama dengan Pohon  Mahoni yang tumbang tersebut.

Untuk itu warga meminta kepada Dinas/intansi terkait dalam hal ini Dinas Kehutanan Provinsi NTB untuk segera menebang Pohon yang  telah dimakan Rayap.” Selain karena Angin, Pohon itu tumbang karena dimakan Rayap, ada sekitar 4 pohon lagi yang berpotensi tumbang, karena hannya 15 persen saja batangnya yang masih hidup, sedangkan sisanya Lapuk dimakan Rayap. Untuk itu kami selaku warga meminta kebijaksanaan dari Dinas Kehutanan untuk menebang Pohon yang lapuk dimakan Rayap itu, jangan sampai kalau sudah tumbang dan menimpa warga baru ada tindakan,” pinta Abdul Kadir.

Meskipun warga mengetahui kondisi Pohon lapuk di makan Rayap, namun warga tidak berani menebang Pohon tersebut, karena jika Pohon yang sudah lapuk itu ditebang, maka warga akan berurusan dengan aparat penegak hukum.” Warga serba salah, mau ditebang ditangkap, kalau tidak ditebang membahayakan keselamatan warga dan wisatawan yang datang berkunjung,” sambung Kepala Desa (kades) Aik Berik Muslehudin, S.pd.

Untuk itu pihaknya meminta kepada Dinas Kehutanan Provinsi NTB untuk lebih tanggap terhadap kondisi Pohon yang ada di kawasan Hutan, khususnya yang ada di kawasan Pariwisata Air Terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu.” Karena mereka (Dishut- red) yang memiliki kewenangan, maka merekalah yang harus menebangnya. Jangan sampai kalau sudah memakan korban jiwa baru menyesal,” ujar Muslehudin.

Warga dibantu anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat, bahu  membahu membersihkan ranting pohon Mahoni yang tumbang tersebut. Sejumlah Wisatawan juga terlihat ikut membersihkan ranting Pohon Mahoni itu. Dan akibat peristiwa Pohon Tumbang itu menimbulkan kerugian material sekitar Rp. 10 juta lebih.” Ya kalau dihitung – hitung Lapak dan isi Lapak yang ditimpa pohon ini nilainya sekitar Rp. 10 juta lebih,” ujar Rosidi pemilik Lapak. (slnews.com – rul)

Tags:

0 thoughts on “Dimakan Rayap, Pohon Mahoni Tumbang Menimpa Lapak Pedagang

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Hari Jadi Lombok Tengah 75
LOGO Hari Jadi Lombok Tengah 75

KATEGORI

STATISTIK