SHOPPING CART

close

Korban Banjir di Kuta Mulai Terserang Diare & Gatal-Gatal

Inilah sejumlah warga Dusun Ketapang dan Kuta I Desa Kuta Kecamatan Pujut Loteng yang mulai diserang menyakit gatal – gatal dan diare pasca Bencana Banjir”

Lombok Tengah, SuaraLombokNews.com, – Pasca diterjang Banjir yang berlangsung selama 3 hari lebih, warga Dusun Kuta Dusun Ketapang dan Dusun Kuta I Desa Kuta Kecamatan Pujut Lombok Tengah (Loteng) mulai terserang penyakit Gatal – Gatal dan Diare.

Selain dua dusun tersebut, sejumlah Dusun di Desa Kuta yakni Dusun Ujung Lauk, Rangkep dan Aik Lengis juga diterjang banjir akibat diguyur hujan lebat, dampak dari Cuaca Buruk.

Namun oleh Pemerintah Desa (Pemdes) setempat, penanganan korban banjir diwilayah Desa Kuta tidak dilakukan secara mereta, melainkan hannya beberapa dusun saja yang ditangani, termasuk pemberian bantuan berupa logistik makanan, dan obat – obatan.” Warga Dusun Ketapang dan Dusun Kuta Satu belakang Pasar Seni Kuta sudah mulai terjangkit penyakit Gatal – Gatal dan Diare, sementara bantuan hannya di fokuskan di Dusun Ujung Lauk saja,” keluh Kepala Desa (Kades) Kuta Lalu Badarudin, Sabtu, (4/2/2017).

Tidak mau larut dalam kesedihan karena dilanda Bajir selama 3 hari lebih, Pasca Banjir, warga di dua Dusun yakni Dusun Ketapang dan Dusun Kuta Satu bergotong Royong membersihkan sisa lumpur dan genangan air didalam rumah masing – masing, halaman dan bergotong royong membersihakan Saluran Irigasi yang tersumbat sampah akibat terjangan Banjir yang melanda dua dusun tersebut.” Tanpa berharap bantuan dari Pemerintah (BPBD – red) warga bergotong royong membersihkan saluran irigasi yang tersumbat dan membersihkan rumah, dan perkarangan masing – masing,” ujar Lalu Badarudin.

Pasca Bencana Banjir yang menerjang Desa Kuta, Desa Bangket Parak Kecamatan Pujut, Desa Kidang Kecamatan Praya Timur dan Desa Selong Belanak Kecamatan Praya Barat Daya, Tim Peduli Bencana Banjir Loteng yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Sat Pol PP Loteng langsung terjun ke lokasi bencana Banjir.

Selain mendirikan Posko Bencana Bandir di tiga wilayah Kecamatan bagian selatan dan timur Loteng.

Posko Peduli Banjir Loteng juga memberikan bantuan berupa Makanan Siap Saji, Air Mineral kepada 510 warga korban banjir yang tersebar di tiga wilayah Kecamatan tersebut.

Tidak itu saja, Tim Peduli Banjir Loteng juga memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang menjadi korban Bencana Banjir tersebut.” Rekapitulasi Pelayanan di Posko Bencana Banjir, di  Dusun Peras Desa Kidang sebanyak 97 orang, Pasung Desa Bangket Parak sebanyak 103 orang, Desa Kuta sebanyak 310 orang,” jelas Asisten I Setda Loteng HL. Muh. Amin.

Sedangkan 10 jenis penyakit yang diobati pasca Banjir yang menerjang tiga wilayah Kecamatan tersebut  Infeksi 36 persen, Gasritis 14 persen, Myalgia 14  persen, Chepalgia 12 persen, Hipertensi 10 persen, Sakit Gigi 10 persen, Alergi 8 persen, ISK 8 persen, Ispa 6 persen dan Disentri 2 persen.” Total masyarakat korban bencana banir yang dilayani sebanyak 510 orang, yang tersebar di Desa Kidang, Bangket Parak dan Desa Kuta,” ujar HL. Muh. Amin. (slnews – rul)

Tags:

0 thoughts on “Korban Banjir di Kuta Mulai Terserang Diare & Gatal-Gatal

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Hari Jadi Lombok Tengah 75
LOGO Hari Jadi Lombok Tengah 75

KATEGORI

STATISTIK