Menteri Rini Luncurkan Ikon Kuta Mandalika Lombok

Menteri Rini Luncurkan Ikon Kuta Mandalika Lombok

Menteri BUMN Rini Soemarno (ketiga kiri), Wagub NTB, M Amin (kedua kiri), Dirut PT ITDC, Abdulbar M Mansoer (ketiga kanan) dan Bupati Lombok Tengah, HM. Suhaili FT (kedua kanan) menekan tombol peresmian “Signage” Kawasan KEK Mandalika di pantai Senek Kuta, Desa Kuta Kecamatan Pujut, Lombok Tengah NTB”

Lombok Tengah, SuaraLombokNews.com, – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI Rini Soemarno secara resmi meluncurkan Ikon Kuta Mandalika Lombok, Jum’at (27/1/2017).

Peresmian Ikon Kuta Mandalika Lombok, di Pantai Senek Kuta Desa Kuta Kecamatan Pujut Lombok Tengah Provinsi NTB itu  menjadi simbol pembangunan fisik Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kuta.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer mengatakan,  peluncuran papan nama bertuliskan Kuta Mandalika berwarna putih di kawasan Pantai Senek Kuta itu menjadi simbol sebuah destinasi pariwisata kelas dunia yang menawarkan berbagai keunikan dan keunggulan.”Dengan pantai pasir putih yang membentang sepanjang 16 kilometer, bukit-bukit hijau yang langsung menjorok ke tepi laut, hutan mangrove, serta kekayaan budaya dan tradisinya, Mandalika pantas dibangun menjadi sebuah destinasi pariwisata kelas dunia yang menawarkan berbagai keunikan dan keunggulan,” katanya.
Menurut  Abdulbar, dalam pengembangan Mandalika sejumlah kemajuan sudah dilakukan ITDC, diantaranya penyelesaian masalah lahan Mandalika yang sudah mendekati tahap akhir.”Dari 28 titik lahan yang sempat diklaim oleh masyarakat, tersisa hanya 4 titik yang saat ini tengah menunggu pemberian SK Kepala BPN RI tentang Hak Pengelolaan (HPL) sedangkan 24 titik lainnya sudah memperoleh status HPL,” ucapnya.
Berbagai progress juga sudah dilakukan, pembangunan fasilitas pengolahan air laut dengan teknologi sea water reverse osmosis atau SWRO dengan skema kerjasama investasi antara ITDC, PT Wijaya Karya (Tbk) Persero atau WIKA dan Bauer, sudah selesai.”SWRO Plant ini telah beroperasi dan airnya “Mandalika Eco Water” kami sajikan hari ini,” tutur Abdulbar.
Selain itu ungkap Abdulbar, lima hotel memasuki tahap pembangunan pada kuartal pertama dan kedua tahun ini, menindaklanjuti Land Utilization and Development Agreement (LUDA) yang sudah ditandatangani bersama dengan para investor pada tahun lalu. Pembangunan hotel-hotel ini akan menyediakan kurang lebih 1.200 kamar pada 2019. Untuk dua hotel yang menjadi investasi ITDC di Mandalika yakni Hotel Pullman dan Club Med. Sedangkan konstruksi Club Med akan dimulai pada kuartal kedua tahun ini.”Pengembangan Mandalika sebagai salah satu destinasi pariwisata utama di Indonesia Tengah juga telah menarik dukungan World Bank yang akan mengucurkan pendanaan sebesar USD 200 juta bagi tiga destinasi guna membangun infrastruktur yang akan meningkatkan aksesibilitas menuju kawasan,” uangkapnya
Pihaknya optimis percepatan pembangunan kawasan seluas 1.175 Ha tersebut akan berjalan sesuai yang direncanakan.”Dalam pembangunan Mandalika menjadi salah satu “Bali Baru” memberikan dampak yang sangat besar bagi kemajuan bangsa dan Negara,” ujar Abdulbar.

Usai sambutan dari Dirut PT. ITDC Abdulbar  M Mansoer dilanjutkan dengan Peresmian ikon berbentuk papan nama bertuliskan Kuta Mandalika oleh Menteri BUMN Rini Soemarno didampingi Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin, Bupati Lombok Tengah HM. Suhaili FT dan Direktur Utama PT ITDC Abdulbar M Mansoer yang dirangkaikan dengan  Perayaan HUT bersama BUMN 2017. (slnews – rul)

No Responses

Tinggalkan Balasan