Ibu Pembunuh Anak Kandung Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Ibu Pembunuh Anak Kandung Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Kasat Reskrim Polres Loteng AKP. Arjuna Wijaya, S.IK”

Lombok Tengah, SuaraLombokNews.com, –  AUD 20 Tahun warga Dusun Renjase Desa Barejulat Kecamatan Jongat Lombok Tengah (Loteng)  menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang baru saja di lahirkan secara Sadis, terancam hukuman 15 tahun kurungan penjara.” Pelaku dijerat dengan Pasal 80 ayat 3 dan atau Ayat 4  UU Nomor 35 Tahun 2014 dengan ancaman 15 Tahun kurungan penjara,” kata Kasat Reskrim Polres Loteng AKP. Arjuna Wijaya, S.IK, Senin, (23/1/2017).

Saat ini penyidik PPA Satreskrim Polres Loteng  masih melakukan pengembangan kasus pembunuhan Bayi yang dilakukan oleh ibu kandungnya sendiri.

Penyidik PPA Satreskrim Polres Loteng  juga masih mencari keterlibatkan pihak lain dalam kasus pembunuhan Bayi secara Sadis tersebut. Terlebih lagi status Pelaku belum ber suami alias belum menikah.” Masih dikembangkan, untuk sementara belum ada pelaku lain,” ungkap AKP. Arjuna.

Selain mengamankan Pelaku, orang tua atau ayah dari Pelaku turut diamankan ke Polres Lorteng. Namun dari hasil penyelidikan, Penyidik PPA Satreskrim Polres Loteng tidak menemukan bukti ada keterlibatan orang tua Pelaku dalam kasus pembunuhan Bayi tersebut.” tidak ada Fakta penyidikan dia (orang tua Pelaku)  terlibat,” ujar AKP. Arjuna.

Sebelumnya, pada hari Sabtu, (21/1/2017) sekitar Pukul 12.00 Wita Masyarakat Dusun Renjase Desa BareJulat Kecamatan Jonggat Loteng di gegerkan dengan penemuan sesosok Mayat Bayi lengkap dengan ari – arinya terbukus Karung yang hanyut dibawa arus air Irigasi Persawahan.

Setelah dilakukan olah TKP, Polisi berhasil merikus Pelaku pembunuh Bayi tersebut yang tidak lain merupakan Ibu Kandung dari Jasad Bayi tersebut yakni AUD 20 Tahun.

Setelah berhasil  melakukan proses persalinan dengan normal. Karena Bayi yang dilahirkan itu menangis, Pelaku langsung menutup mulut si Cabang Bayi, selanjutnya, Pelaku mengambil Sabit dan langsung menyayat  Leher dan Perut  si Cabang Bayi hingga tewas.

Setelah membunuh Bayinya sendiri, Pelaku memasukkan Jasad Bayinya sendiri kedalam karung lengkap dengan ari – arinya dan membuangnya ke saluran irigasi yang tidak jauh dari tempat Pelaku melakukan Persalinan.” Kami tidak menyangkah  dia (pelaku –red) berbuat sesadis itu. Karena sehari – hari dia perprilaku baik,” ujar Kadus Bat Rurung Desa Bare Julat Awiyah. (slnews – rul)

No Responses

Tinggalkan Balasan