Jelang Bau Nyale, Pantai Seger Makan Korban Jiwa

Jelang Bau Nyale, Pantai Seger Makan Korban Jiwa

Amaq Mawar 50 Tahun  korban keganasan arus ombak Pantai Seger Kuta saat disemayamkan di rumah duka  di Dusun Sade Desa Rembitan Kecamatan Pujut Loteng”

Lombok Tengah, SuaraLombokNews.com,  –  Menjelang pelaksanaan Bau Nyale 2017 yang akan digelar pada Tanggal 16 – 17 Februari 2017 mendatang, Pantai Seger Desa Kuta Kecamatan Pujut Lombok Tengah (Loteng) menelan  korban jiwa.

Salah seorang warga Dusun Sade Desa Rembitan Kecamatan Pujut Loteng  Amaq Mawar 50 Tahun, tewas tenggelam terseret derasnya arus ombak Pantai Seger, Selasa, (17/1/2017).

Sebelum ditemukan tewas mengambang di Batu Angkus Pantai Seger, sekitar Pukul 2.00 Wita korban bersama  4 orang temannya memancing ikan di Batu Angkus Pantai Seger.

Karena saat itu, kondisi air laut sedang surut, 4 orang teman korban memiliki untuk mencari lokasi memancing, sedangkan korban memilih untuk tetap memancing ikan di kawasan Batu Angkus Pantai Seger.

Dan menjelang mata hari terbit, tepatnya pada hari Rabu, (18/1/2017) sekitar Pukul 05.00 Wita,  4 orang teman korban mencari korban dilokasi tempatnya memancing yakni di Batu Angkus Pantai Seger namun korban sudah tidak berada di lokasi tempatnya memancing tersebut.” Sekitar pukul 05.00 wita teman korban mencari korban di spot mancing untuk di ajak pulang,  tetapi tidak ketemu hanya di temukan sandal dan joran pancing milik korban, setelah berusaha mencari di sekitar karang (Batu Angkus – red)  tetepi tidak ketemu, mereka (teman korban)  menelpon Kadus Sade untuk melaporkan kejadian tersebut,” terang Kapolsek Kuta Iptu. Akmal, Rabu, (18/1/2017).

Setelah dinyatakan hilang terseret Arus Ombak Pantai Selatan yang menjadi lokasi perayaan Bau Nyale itu, ratusan warga, kerabat dan keluarga korban bersama petugas Kepolisian setempat, Tim SAR, dan dari Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Loteng termasuk Anggota Badan Keamanan Desa (BKD) Kuta mencari keberadaan korban dengan cara menyisir perairan Pantai Seger mengunakan Perahu Nelayan dan Perahu Karet Milik Tim SAR.

Sebelum melaksanakan proses pencarian korban, Kapolsek Kuta Iptu. Akmal menggelar Apel Persiapan dan memberikan pengarahan singkat kepada Anggota BKD Kuta, Pamwisata dan personil Kepolisian Polsek Kuta.

Setelah dilakukan pencarian kurang lebih selama 10 jam, akhirnya sekitar Pukul 17.00 Wita, Korban berhasil ditemukan di sekitar Batu Angkus Pantai Seger dalam keadaan sudah tidak bernyawa.” Korban ditemukan sekitar Pukul 17.30 Wita, dalam keadaan sudah tidak bernyawa,” kata Iptu. Akmal.

Selanjutnya Jazad korban langsung dievakuasi ke pinggir Pantai Seger menggunakan perahu milik nelayan setempat dan langsung dibawa ke Puskesmas Kuta oleh Tim SAR bersama aparat Kepolisian setempat.” Korban dibawa ke Puskesmas, dan dari Puskesmas langsung dibawa ke rumah Duka di Dusun Sade,” tutur Iptu. Akmal.

Karena murni musibah, keluarga korban mengiklaskan kepergian korban, dan menolak untuk dilakukan Otopsi terhadap Jazad Korban .” Keluarga korban menolak dilakukan otopsi, dan mengiklaskan kematian korban. Saat ini Jazad korban sudah berada di rumah duka, dan akan dimakamkan besok pagi,” ujar Iptu. Akmal. (slnews – rul)

No Responses

Tinggalkan Balasan