SHOPPING CART

close

Terungkap Fakta Lakalantas Motor vs Sepeda Listrik di Lombok Tengah, Polisi Patah Tulang Hingga Tak Bisa Tolong Siswi SMP

Laka Lantas Polisi vs Siswi SMP di Lombok Tengah
Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Lombok Tengah, Ipda. Sasmita Andika Candra, SH,. MH

SUARALOMBOKNEWS | Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjelaskan fakta yang sebenarnya terkait dengan peristiwa Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas), yang melibatkan Siswi SMP dan dua orang Anggota Polisi.

Ditemui suaralomboknews.com di ruang kerjanya, Sabtu, (10/5/2025), Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Lombok Tengah, Ipda. Sasmita Andika Candra, SH,. MH mengungkapkan, dari keterangan saksi – saksi di tempat kejadian perkara (TKP), keterangan para korban Lakalantas dan dari hasil Olah TKP, peristiwa Lakalantas yang melibatkan siswi dan siswa SMP dengan dua anggota Polisi yang terjadi pada Rabu, (7/5/2025) siang di jalan Gajah Mada Praya, tepatnya di sebelah barat Rumah Sakit Cahaya Medika (RSCM) di Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya Lombok Tengah bermula dari, Siswi SMP yang menggunakan Sepeda Listrik datang dari arah timur menuju barat dan setibanya di TKP, siswi SMP tersebut secara tiba – tiba langsung belok kanan untuk berbalik arah. Akibatnya pengendara sepeda motor matic yang  merupakan Anggota Polisi yang berdinas di Polsek Praya Timur yang datang dari arah yang sama kaget dan tidak bisa mengendalikan sepeda motornya, dan tabrakan pun tidak bisa dihindari.” Siswi SMP yang menggunakan Sepeda Listrik belok putar arah secara tiba – tiba, dan pengendara sepeda motor yang ada di belakang merupakan Anggota Polri kaget dan tidak bisa mengendalikan sepeda motornya. Setelah tabrakan dengan Siswi yang menggunakan Sepeda Listrik, dan dari arah yang sama datang dua pemotor yang merupakan siswa SMP yang mengendarai sepeda motor Scoopy dan anggota Polri yang mengendarai sepeda motor Matic. Jadi ada empat korban yang terlibat Laka Lantas, pengguna Sepeda Listrik dan tiga orang pemotor,” ungkapnya

Akibat tabrakan beruntun yang diduga disebabkan oleh siswi SMP yang menggunakan Sepeda Listrik, Anggota Polri yang berdinas di Polsek Praya Timur tersebut mengalami luka cukup serius yakni patah tulang pada bagian tangan sebelah kanan,  luka lecet di kaki dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Praya. Sedangkan, siswi SMP yang menggunakan Sepeda Listrik mengalami luka lecet pada bagian kaki, dan Siswa SMP yang mengendarai sepeda motor Scoopy serta anggota Polri yang juga mengendarai sepeda motor matic tidak mengalami luka serius.” Jadi informasi yang mengatakan Anggota Polri yang terlibat kecelakaan tidak memberikan pertolongan kepada Siswi yang menggunakan Sepeda Listrik itu tidak benar. Bagaimana mau menolong, tolong dirinya sendiri saja (Anggota Polri) tidak bisa, karena mengalami luka parah, patah tulang dibagian tangan sebelah kanan dan saat ini sedang menjalani Operasi di RSUD Praya,” ungkap Ipda. Andika.

Setelah mendapat informasi peristiwa Laka Lantas, kata Ipda. Andika, dua orang personil Unit Laka Lantas langsung turun ke TKP, dan di TKP, personil Unit Laka Lantas hanya menemukan Barang Bukti Laka Lantas berupa satu unit Sepeda Listrik dan tiga sepeda motor matic yang posisinya masih berada di pinggir jalan raya.”Saat dua personil Unit Laka Lantas tiba di TKP, hanya menemukan sepeda listrik dan tiga sepeda motor yang masih berada di pinggir jalan raya. Lalu Sepeda Listrik dan sepeda motor yang terlibat Laka Lantas diamankan ke tempat yang lebih aman, sehingga tidak mengganggu pengguna jalan raya. Setelah itu, di TKP, personil Unit Laka Lantas mendapat informasi bahwa para korban berada di RSCM, dan personil Unit Laka Lantas langsung menemui para korban di IGD RSCM,” paparnya.

Ipda. Andika menegaskan, semua barang bukti berupa sepeda motor yang terlibat Laka Lantas termasuk Sepeda Listrik milik Siswi SMP diamankan ke Unit Laka Lantas Satlantas Polres Lombok Tengah untuk kepentingan penyelidikan.” Jadi semua kita amankan, termasuk sepeda motor milik Anggota Polri dan sepeda listrik milik Siswi SMP. Jadi penyidik masih melakukan pemeriksaan kepada para korban, termasuk pemilik warung soto dan pemeriksaan dilakukan untuk dibuatkan Laporan Polisi (LP), karena klaim Jasa Raharja untuk para korban itu harus ada LP. Untuk barang bukti Sepeda Motor termasuk Sepeda Listrik akan kami kembalikan ke pemiliknya setelah ada perdamaian antara semua pihak yang terlibat Laka Lantas. Selain itu, penyidik juga sudah bersurat ke RSCM untuk meminta rekaman CCTV, dan hasilnya akan diberikan pada hari Rabu,” ujarnya. [SLNews – rul].

Tags:

0 thoughts on “Terungkap Fakta Lakalantas Motor vs Sepeda Listrik di Lombok Tengah, Polisi Patah Tulang Hingga Tak Bisa Tolong Siswi SMP

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Mei 2025
M S S R K J S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

STATISTIK