SHOPPING CART

close

Program Padat Karya di Lombok Tengah Pekerjakan Ribuan Masyarakat

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lombok Tengah
Puluhan warga tengah bergotong – royong membersihkan jalan desa di Desa Mujur, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, NTB.

LOMBOK TENGAH | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini tengah melaksanakan program kegiatan antar kerja di daerah melalui Padat Karya fasilitas umum (Fasum) yang tersebar di 120 titik yang ada di Desa/Kelurahan di 12 Kecamatan se – Lombok Tengah.

Pelaksanaan program itu untuk menjaga inflasi dampak dari kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).” Pelaksanaanya di 120 titik yang tersebar di Desa/Kelurahan di 12 Kecamatan di Lombok Tengah. Sampai dengan saat ini, sudah tiga Kecamatan, yakni Praya Barat, Praya Barat Daya dan Pujut yang telah selesai melaksanakan kegiatan Padat Karya,”  kata Kabid Penempatan dan Perluasan Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lombok Tengah, H. Lalu Samsul Rijal, S.Ip, Selasa, (22/11/2022).

Kegiatan program padat karya dengan bergotong –  royong membersihkan Fasum, seperti Jalan Desa, Lapangan Umum, Masjid, TPU (Tempat Pemakaman Umum) dan Fasum lainnya melibatkan 30 orang warga setempat dan satu orang Mandor yang bekerja selama 3 hari dengan upah Rp. 80 ribu per hari untuk pekerja (warga) dan Rp. 140 ribu per hari untuk Mandor. “ Jumlah anggaran untuk pelaksanaan program padat karya ini sebesar Rp. 900 juta. Hajatannya, selain menyerap tenaga kerja, kegiatan ini juga untuk membangkitkan kegiatan semangat gotong royong masyarakat, sehingga Fasum yang ada di Desa menjadi tertata dan bersih. Daya beli dan ekonomi masyarakat juga menjadi stabil pasca kenaikan BBM,” ungkap Lalu Rijal

Lalu Rijal berharap,  supaya program ini bisa berkelanjutan, sehingga bisa meningkatkan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan menyerap tenaga kerja di Lombok Tengah. “ Program padat karya ini menyerap tenaga kerja sebanyak 3.600 yang bekerja selama 3 hari. Untuk itu, kami berharap supaya program ini terus dilaksanakan, tidak hanya tahun ini,” harapnya

Program padat karya tersebut disambut baik oleh masyarakat Desa. Selain tepat sasaran, program padat karya juga mewujudkan lingkungan yang asri dan bersih serta menumbuhkan semangat gotong royong masyarakat. “ Program ini sangat baik, tepat sasaran, ada output yang dihasilkan. Jika saja program ini dilaksanakan 3 kali dalam setahun, bisa kita bayangkan bagaimana asri dan bersihnya lingkungan kita dan Fasum yang ada di masing – masing wilayah Desa,” ujar Kepala Desa (Kades) Selebung, Kecamatan Batukliang, Agus Kusuma Hadi.  [slnews – rul]

Tags:

0 thoughts on “Program Padat Karya di Lombok Tengah Pekerjakan Ribuan Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

November 2022
M S S R K J S
« Okt   Des »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

STATISTIK