SHOPPING CART

close

Berita Hoax Hambat Vaksinasi, Kades di Lombok Tengah Diminta Libatkan Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa

Polres Lombok Tengah
Kapolda NTB Irjen Pol Drs Djoko Purwanto menyerahkan bantuan Sembako kepada masyarakat yang menerima Vaksin Covid-19 pada acara Vaksinasi yang dilaksanakan Polres Lombok Tengah di Kampus Poltekpar Lombok di Kabupaten Lombok Tengah, NTB, Jumat, (18/2/2022).

LOMBOK TENGAH | Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) melaksanakan kegiatan Vaksinasi Covid-19 untuk dosis pertama, kedua dan ketiga dengan target 500 dosis vaksin di Kampus Poltekpar Lombok di Lombok Tengah, Jumat, (18/2/2022).

Vaksinasi dengan melibatkan 30 orang Vaksinator dari Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Puyung, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah itu dipimpin langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui zoom meeting.

Kegiatan Vaksinasi itu dihadiri oleh Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah, Kapolda NTB Irjen Pol Drs Djoko Purwanto, Dandrem 162 / WB Brigjen Lalu Rudy Irham Srigede, Wakil Gubernur NTB Hj. Rohmi Djalilah, Bupati Lombok Tengah H. Lalu Fathul Bahri, Direktur Poltekpar Lombok Herry Rachmat Widjaja, Kabid Dokes Polda NTB Kombes Pol. dr. Komang Nurada Mahardana, Kadinkes Prov. NTB dr. H. L. Fikri, MM. Mars, Direktur RSUP NTB dr. H. L. Herman Mahaputra, M.Kes, MH, Perwakilan dari Kabinda NTB Kasubbag Ops. In. Ari Yuda Nofri, Dandim 1620 Loteng Letkol Inf Putu Tangkas Wiratawan, S.IP, Waka Polres Lombok Tengah Kompol Ketut Tamiana, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah.  

Melalui zoom meeting dari Museum Borobudur, Provinsi Jawa Tengah, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, Vaksinasi serentak yang dilaksanakan di 5.107 titik di 34 Provinsi dengan total target sasaran sejumlah minimal 1.114.750 Dosis I, Dosis II 834.474 serta Dosis III sebanyak 280.276, dengan sasaran vaksinasi Lansia, anak-anak dan masyarakat umum dengan melibatkan 63.112 vaksinator yang tersebar di seluruh Provinsi di Indonesia.”Akselerasi vaksinasi akan terus dilaksanakan sehingga target vaksinasi dosis 1, 2 dan 3 dapat tercapai. Upaya – upaya yang dilaksanakan untuk melaksanakan akselerasi vaksinasi terhadap masyarakat Lansia yaitu vaksinasi dengan mendatangi rumah ke rumah, dan strategi vaksinasi mobile akan tetap dilanjutkan,” ucapnya

Sementara itu, Presiden RI, Jokowi meminta kepada Pemerintah Daerah, Kabupaten/Kota untuk lebih intens melakukan percepatan vaksinasi di wilayahnya masing – masing dengan sasaran anak – anak dan lansia, dengan mendahulukan Dosis II dan dosis III, dalam rangka mengantisipasi peningkatan kasus virus omnicron dengan melaksanakan percepatan vaksinasi dan mematuhi protokol covid 19.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan oleh masing – masing Provinsi kepada Presiden RI dan kegiatan dilanjutkan dengan pemberian Bansos oleh Kapolda NTB, Gubernur NTB, Danrem 162 WB dan Bupati Lombok Tengah beserta rombongan kepada peserta vaksinasi 

Wakapolres Lombok Tengah Kompol Ketut Tamiana mengatakan, kegiatan vaksinasi merupakan salah satu upaya dari Pemerintah untuk menekan Penyebaran Covid 19 di wilayah Provinsi NTB khususnya di Kabupaten Lombok Tengah dengan sasaran masyarakat yang belum menerima vaksin baik Dosis satu, dua, tiga dan anak usia 6 – 11 tahun. “Kegiatan Vaksinasi ini dengan mengedepankan TNI-POLRI dan menjalin kerja sama dengan Pemerintah Daerah yang dilaksanakan secara serentak di Seluruh indonesia dan untuk wilayah Kabupaten Lombok Tengah pelaksanaan Vaksinasi merupakan Agenda Rutin yang setiap hari dilaksanakan dan untuk hari ini di pusatkan di Kampus Poltekpar Lombok dengan sasaran penerima Vaksin sebanyak 500 orang. Tujuan untuk mencapai Heard Immunity dan menekan penyebaran Covid 19,” katanya

Dengan adanya berita Hoax atau berita bohong maupun isu negatif yang berkembang ditengah masyarakat mengenai pelaksanaan Vaksinasi saat ini diduga menjadi salah satu faktor utama yang menjadi kendala di lapangan, sehingga apabila tidak ditindaklanjuti secara serius oleh seluruh stakeholder terkait maka target sasaran tidak dapat terpenuhi sampai tenggang waktu yang telah ditentukan. “ Untuk itu, Kepala Desa dapat melibatkan Bhabinkamtibmas, Perangkat Desa dan Tokoh Masyarakat untuk lebih proaktif dan intens melakukan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat guna memberikan edukasi, pemahaman dan meningkatkan antusiasme maupun kesadaran masyarakat untuk melakukan Vaksinasi,” ujar Kompol Ketut Tamiana. [slnews – rul]

Tags:

0 thoughts on “Berita Hoax Hambat Vaksinasi, Kades di Lombok Tengah Diminta Libatkan Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Februari 2022
M S S R K J S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728  

STATISTIK