Bantu Pengerajin Lokal, Selo Group Luncurkan Situs Ecommerce Selo Footprints

LOMBOK TENGAH | Pada akhir bulan Mei 2021, Selo Group meluncurkan situs ecommerce barunya yaitu www.selofootprints.org yang tujuannya untuk memberdayakan masyarakat di Indonesia, khususnya masyarakat Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali.
Selo Group menciptakan platform ini untuk mendukung usaha kecil dan pengerajin lokal yang memberikan kontribusi pada budaya dan perekonomian daerah. ” Program baru Selo Group yakni menyediakan Platform untuk membantu pengerajin lokal dalam kondisi sulit akibat dampak Pandemi Covid-19,” kata Group Chief Executive Officer Selo Group, Andrew Corkery melalui Zoom dari Sungapura apa acara temu media san Halal bi Halal di Aura Bar Selong Selo Resort & Residences, Jalan Batu Jengkih Sepi, Dusun Jabon, Desa Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis, (3/6/2021).
Menurut Andrew, berbelanja dari industri lokal turut mendukung keberlanjutan, membangun semangat komunitas dan menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat.” Di Selo, kepedulian kami terhadap komunitas dan pembangunan regeneratif menginspirasi kami untuk mengangkat usaha lokal di Indonesia yang menawarkan produk-produk menarik. Dan semua prodak yang kami bantu sifatnya yang diproduksi oleh masyarakat lokal, bukan yang diproduksi oleh mesin, prodak yang bersumber dari Lombok – Bali dan dari beberapa daerah dari luar daerah Bali – Lombok. Melalui platform Ecommerce, Selo Group membantu pengerajin lokal memasarkan hasil produksinya,” ucapnya
Situs ecommerce Selo Footprints milik Selo menampilkan berbagai pilihan produk yang dapat dikirim ke belahan dunia manapun, mulai dari produk komunitas dan hasil kerja sama dengan bisnis ramah lingkungan hingga makanan seperti selai. Produk-produk tersebut adalah buatan tangan pengrajin lokal Indonesia, seperti Vividerm yang menghasilkan produk tabir surya alami dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya, dan Yanami Juan Home and Gallery yang membuat lukisan pada tas jinjing, syal dan barang barang lainnya. Pembeli juga dapat menemukan pakaian, produk wellness dan aksesoris olahraga yang merupakan buatan tangan para pengrajin lokal, termasuk deep tissue bamboo surf roller yang dirancang sebagai alat pijat mandiri setelah berolahraga. ” Hasil kerajinan pengerajin Lombok – Bali sangat unik dan menggambarkan Indonesia, tetapi mereka (pengerajin lokal) tidak memiliki pemasaran secara online. Jadi tujuan Situs ecommerce Selo Footprints untuk membantu mereka supaya bisa memasarkan prodaknya secara online,” sambung Learning and Development Selo Group, Danar Dewantoro.
Para pengrajin tersebut adalah bagian penting dari usaha komunitas lokal Indonesia. Contohnya Du Anyam yang mempromosikan budaya kerajinan anyaman dari para perempuan berbakat ke masyarakat di seluruh Indonesia dan belahan dunia lain. Du Anyam berupaya untuk memberdayakan perempuan dengan membantu mereka agar dapat memberikan kontribusi dalam perekonomian keluarga mereka, sehingga memberikan perubahan positif untuk keluar dari kemiskinan. Di desa Sembalun, Lombok Timur, Sembahulun Handmade memberdayakan perempuan dan membuat produk kerajinan tangan dari kain yang ditenun tangan menggunakan pewarna alami. Berlokasi di Bali, Awani memproduksi selai buah tropis yang berhasil memenangkan penghargaan internasional, mengambil buah-buahan tropis terbaik dari petani terpercaya di seluruh Indonesia dengan proses pengawetan tanpa mesin. Awani mendukung pengrajin Bali dengan mengemas makanannya dalam kain batik dan wadah anyaman buatan tangan. ” Prodak yang kami bantu yakni harus menggunakan menggunakan bahan alami, menggunakan bahan lokal dan hasil kerajinan tangan yang dikerjakan secara manual, bukan yang dicetak dan dikerjakan oleh mesin. Dan untuk memastikan mereka (pengerajin) sesuai dengan konsep kita, semua suplayer sudah kita seleksi, dan yang dibantu juga pengerajin yang sesuai dengan konsep kita, yang mengalmi kesulitan pemasaran,” ujar Danar
Sebagai bagian dari upaya regeneratif berkelanjutannya, Selo bermitra dengan beberapa merek yang memiliki produk berkelanjutan di Indonesia seperti Coconesia, Pinalo, Vividerm, IndoSole dan Awani. Situs Selo Footprints menampilkan produk-produk mereka dengan harga terjangkau di mana pembeli juga dapat menyisihkan keuntungan ke salah satu yayasan nirlaba yang merupakan mitra Selo.
Melalui Program Selo Footprints, Selo Group telah bekerja keras selama lebih dari 12 tahun untuk mendukung komunitas lokal di Indonesia. Selo menyediakan keberlangsungan lapangan pekerjaan untuk mendorong pertumbuhan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di Selong Belanak, Lombok, serta memberi bantuan bencana alam. Selo berkoordinasi dan berpartisipasi dalam aksi bersih pantai, mendukung sekolah lokal dengan mendirikan klub olahraga dan menyediakan infrastruktur penting seperti tangka air dan internet. Selo juga merupakan anggota Selong Belanak Community Association yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan, pengelolaan sampah dan pengembangan komunitas.
Situs ecommerce Selo akan diluncurkan di Indonesia mulai Juni, dengan rencana perluasan jangkauan ke pasar luar negeri pada kuartal ke-3, 2021. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Selo Group dan platform ecommerce, silakan kunjungi www.selogroup.co dan www.selofootprints.org. [slnews – rul]

Tinggalkan Balasan