SHOPPING CART

close

Polisi Ungkap Mafia Pupuk, Gempar NTB Minta Izin Pengecar Pupuk Bersubsidi Nakal Dicabut

Polres Lombok Tengah Bongkar Mafia Pupuk Bersubsidi
Ketum LSM Gempar NTB, Hamzan Halilintar saat menggelar aksi hearing di KPUT Pertanian Kecamatan Janapria, Lombok Tengah, NTB, Rabu ( 20/1/2021 )

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Peduli Anggaran Nusa Tenggara Barat ( LSM Gempar NTB ) meminta kepada Unit Pelayanan Teknis ( UPT ) Pertanian Kecamatan Janapria, Lombok Tengah untuk membentuk Tim Investigasi pasca terbongkarnya 4 ton Pupuk Bersubsidi yang diduga akan dijual oleh Oknum Pengecer Pupuk Bersubsidi di Kecamatan Janapria ke luar wilayah Kecamatan Janapria oleh Unit Tindak pidana tertentu (Tipidter) Sat Reskrim Polres Lombok Tengah berhasil mengamankan sekitar 4 ton pupuk bersubsidi, di Jalan Raya Montong Gamang, pada Kamis malam ( 14/1/2021 ). “Mendesak KUPT Pertanian Janapria membuat tim investigasi untuk mengawasi pengecer diwilayah Kecamatan Janapria terkait masalah penjualan pupuk ke petani yang tidak sesuai dengan harga yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat,” minta Ketua Umum ( Ketum ) LSM Gempar NTB, Hamzan Halilintar, Rabu, (20/1/2021).
Halilintar juga meminta kepada aparat Kepolisian Polres Lombok Tengah untuk menindak tegas oknum Pengecer Pupuk Bersubsidi di Kecamatan Janapria yang diduga menjual Pupuk Bersubsidi ke petani diluar wilayah Janapria dan menjual pupuk bersubsidi tidak sesuai dengan harga eceran tertinggi ( HET ) yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.
Halilintar juga meminta, izin oknum pengecer pupuk bersubsidi di Kecamatan Janapria itu dicabut.”Meminta agar oknum pengecer pupuk dikecamatan Janapria yang menjual pupuk bersubsidi tersebut dicabut dan diberikan sanksi hukum tegas, karena diduga menjual pupuk tidak sesuai HET atau  tidak sesuai dengan Permentan nomor 49 tahun 2020 tanggal 30 Desember tahun 2020 yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat. Untuk itu agar izin pengecernya dicabut dan meminta KUPT pertanian Janapria membuat aturan ke semua pengecer se-kecamatan Janapria  agar pengecer mengelola RDKK di masing-masing  desanya  sendiri dan jangan ada pngecer luar desa yang mengambil RDKK Pengecer desa lain,” pintanya
Sebelumnya, Unit Tindak pidana tertentu (Tipidter) Sat Reskrim Polres Lombok Tengah berhasil mengamankan sekitar 4 ton pupuk bersubsidi, di Jalan Raya Montong Gamang, Desa Loang Maka, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah pada Kamis (14/1/2021).
Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho, S.I.K melalui Kasat Reskrim, AKP I Putu Agus Indra Permana menerangkan, pupuk bersubsidi tersebut diamankan karena diduga disalah gunakan penyalurannya, yakni dijual diluar ketentuan yang berlaku oleh oknum pengecer kepada kelompok tani lain diluar wilayah Janapria. “Pupuk bersubsidi itu diamankan sekitar 57 karung atau setara dengan 4 ton,” kata Agus.
AKP Agus menjelaskan, Pupuk bersubsidi ini terdiri dari dua jenis diantaranya pupuk NPK PHONSKA dan pupuk ZA. Pupuk tersebut berstatus subsidi pemerintah yang diperuntukkan kepada petani. “Namun dalam penyalurannya pupuk bersubsidi ini justru disalah gunakan, pupuk dijual oleh oknum pengecer kepada kelompok tani diluar wilayahnya,” jelasnya
Dalam kasus itu, lanjut AKP Agus,  telah menetapkan satu orang oknum pengecer Hj. NA (50) sebagai tersangka, warga Desa Janapria, Kecamatan Janapria. Hj. NA ditetapkan sebagai tersangka selaku penjual pupuk bersubsidi. “Barang bukti pupuk sudah kita amankan di Mako Polres Lombok tengah, berikut dua kendaraan yang digunakan untuk mengakut yakni Daihatsu Grand Max pick uap DR 8242 SE dan Mitsubishi L300 pick up DR 8225 VH,” ungkapnya
Untuk tersangka akan dikenakan pasal 6 ayat (1) huruf b UU R.I No. 7 tahun 1955 tentang Tindak Pidana Ekonomi Jo pasal 30 ayat (2) dan ayat (3) Permendag R.I No. 15/M/DAG/PER/4/2013 ttg Pengadaan dan Penyalurn Pupuk Bersubsidi untuk sektor Pertanian dengan hukuman maksimal 2 tahun penjara. [ slNews – rul ]

Tags:

0 thoughts on “Polisi Ungkap Mafia Pupuk, Gempar NTB Minta Izin Pengecar Pupuk Bersubsidi Nakal Dicabut

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Hari Jadi Lombok Tengah 75
LOGO Hari Jadi Lombok Tengah 75

KATEGORI

STATISTIK