SHOPPING CART

close

Sindir Dewan, Suhaili : Jangankan Menuntut, Berpikir Untuk Naik Gaji Saja Tidak Pernah

Bupati Lombok Tengah
Bupati Lombok Tengah, H. Moh Suhaili FT, SH meresmikan Gedung Perkantoran, Instalasi Farmasi dan IBS RSUD Praya Lombok Tengah, NTB, Rabu (14/10/2020)

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Berhembus kamar, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengusulkan kenaikan Gaji dan Tunjangan.
Kabar Dewan Lombok Tengah yang mengusulkan kenaikan Gaji dan Tunjangan mendapat tanggapan dari Bupati Lombok Tengah, H. Moh Suhaili FT, SH.
Bupati Lombok Tengah dua periode itu menjawab, Dewan merupakan bagian dari Pemerintah Daerah (Pemda) dan Dewan sangat tahu kondisi, keadaan dan kemampuan Pemda ditengah Pandemi Virus Corona atau Covid-19.”Dewan merupakan bagian dari Pemerintah Daerah, dia (dewan) tahu bagaimana kemampuan daerah. Saya tidak mau menjawab kurang tepat karena semua orang tahu bagaimana kondisi kita saat ini (Pandemi Covid-19). Jadi silakan dikaji sendiri baik-baik, karena dia bagian dari Pemerintah Daerah, dia tahu bagaimana kondisi daerah, bagaimana keadaan kita sekarang, dan sekarang kita sedang mati – matian seperti ini (penanganan dan pencegahan Pandemi Covid-19), dan cuman mati aja yang tidak,”ungkap H. Moh Suhaili FT, SH usai meresmikan Gedung Perkantoran, Instalasi Farmasi dan IBS RSUD Praya Lombok Tengah, NTB, Rabu (14/10/2020).
Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi NTB itu menilai, jika benar anggota Dewan Lombok Tengah mengusulkan kenaikan Gaji ditengah Pandemi Covid-19, maka sangat tidak tepat dan tidak pantas.”Ya kurang tepat lah, karena kondisi kita sedang begini (Pandemi Covid-19). Syukur – syukur saja kita tidak kolep,”ucap H. Moh Suhaili FT
H. Moh Suhaili FT mengungkapkan, selama menjabat Bupati Lombok Tengah dirinya tidak pernah berniat untuk mengusulkan kenaikan Gaji.”Saya sendiri selama 10 tahun tidak pernah mengusulkan kenaikan gaji, muskipun ada standarnya secara Nasional, jangankan menuntut, berpikir saja untuk minta naik gaji tidak pernah,”ujarnya
Sementara itu melalui Press Release tertulis, Selasa (13/10/2020), Direktur Lombok Update, Lembaga Pemerhati Kebijakan Publik, M. Samsul Qomar menilai, wacana dan rencana kenaikan gaji Anggota DPRD Lombok Tengah yang telah di usulkan sangat mencederai dan melukai hati Masyarakat Lombok Tengah. Dimana saat ini tengah berlangsung Pandemi Covid – 19 yang telah membuat Masyarakat makin sengsara, sektor – sektor ekonomi nyaris lumpuh dan PAD Lombok Tengah tidak mencapai target.”Jika betul Dewan mengusulkan kenaikan gaji di saat kondisi susah begini sama artinya mereka sedah melakukan pengkhianatan kepada rakyat dan konstituennya. Seharusnya Dewan yang sudah memiliki gaji besar dan tunjangan serta pos – pos pendapatan lain meski ada yang tidak legal, seharusnya merasa bersyukur bukan malah meminta gaji mereka di naikkan. Sekarang THP ( take home pay) 30 jutaan per orang, jika mereka reses ada Uang jalannya dan beberapa pos meski tidak legal , saya tidak sebutkan karena sudah bukan rahasia umum lagi,
Gaji menurut saya bisa saja naik, tapi tidak sekarang di saat ekonomi dunia sedang lemah, sedang lesu dan terpuruk, kalau mau naik gaji ya kerja dulu buktikan ke konstutiennya hasil kerjanya, gimana apa yang sudah mereka lakukan sejak di lantik jadi dewan, ini ujug ujug mau naik gaji kan keterlaluan namanya,”ucapnya
Mantan Anggota Dewan Lombok Tengah dua periode itu meminta kepada Anggota DPRD Lombok Tengah untuk menunda usulan kenaikan Gaji. Dan meminta kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk tidak meloloskan pengusulan kenaikan Gaji Anggota DPRD Lombok Tengah.”Saya minta dewan yang punya hati menolak usulan kenaikan Gaji, nanti tahun 2023 usulkan setelah kinerja mereka keliatan, bisa dongkrak PAD dan pandemi ini mulai hilang pelan – pelan. Selain itu, kami minta TAPD untuk tidak meloloskan juga usulan kenaikan Gaji, kalau sampai lolos maka TAPD sudah melakukan persengkongkolan dengan dewan untuk mengkhianati rakyat. Tolong Pak Sekda untuk menggunakan hati yang paling dalam saat menentukan anggaran 2021, jangan takut kalau di ancam oknum dewan, nanti kami rakyat yang bantu bapak (Sekda) tapi kalau sampai lolos usulan ini bapak TAPD bersama dewan memang berniat jahat memperkaya diri sendiri,”sebut M. Samsul Qomar. [slNews – rul]

Tags:

0 thoughts on “Sindir Dewan, Suhaili : Jangankan Menuntut, Berpikir Untuk Naik Gaji Saja Tidak Pernah

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Hari Jadi Lombok Tengah 75
LOGO Hari Jadi Lombok Tengah 75

KATEGORI

STATISTIK