Penanganan Bencana Gempa, Pemkab. Lombok Tengah Dinilai Pilih Kasih

Penanganan Bencana Gempa, Pemkab. Lombok Tengah Dinilai Pilih Kasih

SUARALOMBOKNEWS.COM – Lombok Tengah | Warga terdampak Gempa Lombok 7,0 SR di Desa Aik Bukak, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, menuding Pemkab. Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak berlaku adil dan terkesan pilih kasih terkait dengan penanganan warga terdampak Gempa Lombok.”Pemkab. Lombok Tengah terkesan pilih kasih, buktinya perhatian kepada  warga korban gempa di Desa Aik Berik sangat minim, penyaluran bantuan juga sangat minim, karena Pemkab. Lombok Tengah hannya fokus menangani warga korban gempa di titik – titik tertentu saja, contohnya di Desa Tanak Beak dan Desa Aik Berik, warga korban Gempa di dua desa itu selalu mendapatkan perhatian lebih, sedangkan kami di Desa Aik Bukak tidak pernah diperhatikan,”kesal Kepala Desa (Kades) Aik Bukak H. Lalu Gita, di kantor Bupati Lombok Tengah, Selasa, (18/9/2018).
Pasca musibah bencana Gempa yang mengguncang Pulau Lombok dan Sumbawa beberapa pekan lalu, warga  Desa Aik Bukak di 15 Dusun mendirikan tenda pengungsian seadanya. Akibat musibah mencana Gempa bumi itu juga, sekitar 400 rumah warga di 15 Dusun mengalami rusak berat, sedangkan yang rusak sedang dan rusak ringan jumlahnya mencapai seribuan.
Meskipun banyak warga Desa Aik Bukak yang terdampak Gempa, namun bantuan seperti Tenda, Terpal, dan Makanan tidak banyak yang mengalir ke Desa Aik Bukak.”Bantuan yang disalurkan BPBD Lombok Tengah sangat minim, hannya berupa 3 lembar terpal untuk warga di 13 Dusun, 15 Dus Mie Instan dan 20 Kg beras, padahal warga yang terdampak Gempa jumlahnya ratusan KK yang tersebar di 15 Dusun,” ungkap H. Lalu Gita.
.”Ada tambangan bantuan dari Pak Bupati, berupa 9 lembar terpal dan 12 Tikar, tetapi itu tidak cukup, karena jumlah warga yang terdampak Gempa merata di 15 Dusun,” tambah H. Lalu Gita.
Untuk itu H. Lalu Gita memohon kepada Pemkab. Lombok Tengah untuk memberikan tambahan bantuan Terpal, sehingga warga terdampak Gempa yang rumahnya mengalami rusak Berat, sedang dan ringan bisa memperoleh fasilitas pengungsian sementara yang lebih layak.”Memang ada yang telah kami anggarkan dan programkan dari Dana Desa (DD) berupa bantuan barang barang kebutuhan warga senilai Rp. 20 juta, dan dana Rp. 400 ribu yang dibagikan kepada warga terdampak Gempa di 13 Dusun, tetapi  itu belum cukup, untuk itu kami mohon ada tambahan bantuan terpal dan bantuan pokok lainnya kepada Warga korban Gempa di Desa Aik Bukak,”pintanya. [slNews.com – win].

No Responses

Tinggalkan Balasan