Peserta Kirab Pemuda Nusantara 2017 Tiba di Lombok Tengah

Peserta  Kirab Pemuda Nusantara 2017 Tiba di Lombok Tengah

SUARALOMBOKNEWS.COM – Lombok Tengah | Apel penerimaan peserta Kirab Pemuda Nusantara (KPN) 2017 berlangsung,  Jum’at (6/10/2017)  pagi, di Bencingah Adi Guna Lapangan Muhajirin, Praya, Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Peserta dari 34 Provinsi itu diterima langsung oleh Wakil Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri, S.IP, Kapolres Lombok Tengah AKBP. Kholilur Rochman, dan para Kepala Satuan Kerja Pelayan Masyarakat (SKPM) Lingkup Pemkab. Lombok Tengah.

Selain itu Peserta KPN 2017 juga di sambut ratusan pemuda  dan pelajar tingkat SMA, dengan mengenakan pakaian adat tiga suku di Provinsi NTB yakni, Sasak, Sumbawa dan Mbojo, serta anggota Paskibraka Kabupaten Lombok Tengah.

Dalam kesempatan itu Wakil Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri menyampaikan ucapan selamat datang kepada Peserta KPN 2017.”Melalui kegiatan ini saya harapkan dapat menjadi wahana pemersatu yang tepat dalam mewujudkan kebhinekaan Indonesia secara utuh dan menyeluruh,” ujarnya.

Kebhinekaan, kata Lalu Pathul Bahri, merupakan realitas bangsa yang tidak dapat dipungkiri keberadaannya untuk jati diri pemuda Indonesia dan peningkatan kreativitas serta kapasitas pemuda yang penting untuk dilakukan.“Oleh sebab itu, apa yang kita lakukan ini saya pandang sebagai wujud nyata para pemuda Indonesia dalam menguatkan dan menumbuhkan jati dirinya, serta inovasi dan kreativitas pemuda dalam bingkai kebhinekatunggalikaan negara kesatuan Republik Indonesia,” ucapnya.

Sementara Menpora RI, Imam Nahrawi, dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Deputi Bidang Pembinaan Pemuda  I Gusti  Ngurah Sucitra, mengucapkan terimakasih kepada jajaran Pemkab. Lombok Tengah atas sambutan kepada peserta KPN 2017, dan  menekankan, pemuda kedepannya dituntut untuk memiliki daya saing global bukan lokal.“Karena kunci penentu daya saing adalah kreatifitas dan inovasi,” kata I Gusti

Kementrian Pemuda dan Olahraga, lanjut I Gusti , memiliki keterbatasan dalam memenuhi tuntutan fasilitasi dan advokasi yang dibutuhkan oleh pemuda yang telah bersifat spesialis dan sektoral.“Untuk memenuhi kompleksitas dari kebutuhan tersebut, maka pemerintah telah mengeluarkan Perpres Nomor 66 Tahun 2017 tentang koordinasi strategis lintas sektor penyelenggaraan pelayanan kepemudaan,” bebernya.

Melalui Perpres tersebut, maka program-program kepermudaan yang bersifat spesialis tidak berada di Kemenpora atau Dispora, tetapi tersebar di seluruh Kementrian dan Dinas-dinas, baik provinsi maupun kabupaten/kota.“Diharapkan Kirab Pemuda Nusantara yang berlangsung di 38 kabupaten/kota mewakili 34 provinsi dapat menjadi titik awal kebangkitan pemuda Indonesia ke-II setelah kebangkitan pemuda Indonesia ke-I pada tahun 1928, yang ditandai dengan revolusi pemuda Indonesia pada ekonomi berbasis digital,” ujar I Gusti.

Dalam acara penyambutan, Peserta KPN 2017 di hibur dengan sejumlah kesenian Provinsi NTB yakni Tari Sasambo (Sasak, Sumbawa, Mbojo), dan sejumlah kesenia Lombok Tengah, yang dibawakan oleh siswa/siswi SMA Negeri 1 Praya, Lombok Tengah.

Dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Pemuda  dan penyerahan Bendera KPN 2017 dari Peserta KPN 2017 kepada Wakil Bupati Lombok Tengah, dan selanjutnya oleh Wakil Bupati Lombok Tengah di serahkan kepada Anggota Paskibraka Lombok Tengah untuk diinapkan selama 2 hari 3 malam di Pendopo Bupati Lombok Tengah.

Kegiatan diakhiri dengan pemutaran Lagu KPN 2017. Dalam pemutaran lagu ini, seluruh peserta KPN 2017 bersama ratusan pemuda dan pelajar SMA termasuk Wakil Bupati Lombok Tengah dan Kapolres Lombok Tengah, ikut berbaur ketengah – tengah para Pemuda untuk berjoget bersama.

Untuk diketahui, KPN 2017 diikuti 72 orang pemuda-pemudi tanah air dari 34 provinsi dengan kegiatan yang akan dibagi per zona. Zona 1 dari Miangas, Sulawesi Utara melintasi Sabang dan berakhir di Blitar, Jawa Timur.

Sedangkan zona kedua, dimulai dari Rote, NTT melintasi Merauke dan juga berakhir di Blitar. Ekspedisi nantinya akan berakhir di Kota Blitar pada 8 Desember 2017.

Peserta KPN 2017, akan berada di Lombok Tengah selama 2 hari tiga malam. Selama di Lombok Tengah Peserta KPN 2017 akan melaksanakan kegiatan, seperti Baksos, dan workshop kepemudaan. (slNews.com – rul).

No Responses

Tinggalkan Balasan