Masyarakat se – Pulau Lombok Akan Ikut Parade Budaya Bau Nyale

Masyarakat   se – Pulau Lombok  Akan Ikut Parade Budaya Bau Nyale

Bupati Loteng HM. Suhaili FT, SH saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan acara Bau Nyale 2017 di Pendopo Bupati Loteng “

Lombok Tengah, SuaraLombokNews.com, – Pelaksanaan Parada Budaya menjelang Core Event Bau Nyale yang akan di gelar pada Tanggal 16 – 17 Februari 2017 mendatang di Pantai Seger Desa Kuta Kecamatan Pujut Lombok Tengah (Loteng), akan dikemas berbeda dari tahun – tahun sebelumnya.
Dimana pada pelaksanaan Parade Budaya Bau Nyale Tahun 2017 ini, pesertanya tidak hannya dari masyarakat Loteng, melainkan juga akan di ikuti oleh seluruh masyarakat Pulau Lombok.” Untuk acara Parade Budaya Bau Nyale, Pesertanya tidak hannya dari Lombok Tengah saja melainkan akan di ikuti oleh seluruh Kabupaten / Kota se –
Pulau Lombok,” terang Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. NTB
Lalu Fauzal, pada acara Rapat Koordinasi di Pendopo Bupati Loteng, Kamis, (19/1/2017).
Untuk pelaksanaan Pra, Puncak dan Pasca acara Bau Nyale, Pemrov. NTB telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 700 juta.
Tidak hannya itu saja, Pemrov. NTB melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. NTB juga telah menentapkan susunan acara pra, Puncak dan Pasca acara Bau Nyale, yang terbagai menjadi 12 aitem kegiatan, dan 12 aitem kegiatan Bau Nyale itu akan di pusatkan di kawasan Pantai Senek Desa Kuta Kecamatan Pujut. Sedangkan untuk pelaksanaan Parade Budaya Bau Nyale dipastikan akan dilaksanakan di Kota Praya Loteng.”Ada 12 rangkaian kegiatan yang sudah di susun dan ditetapkan, seperti acara Budaya Peresean, Voli Pantai, Voli Umum, Surfing, Vestival Kuliner, Festival Cilokaq, Foto Grafi Kontes dan Game Vastival yang akan dilaksanakan di Pantai Kuta. Sedangkan untuk pelaksanaan Parade Budaya akan dilaksanakan di Kota Praya,” jelas Lalu Fauzal.
Dihadapan Bupati Loteng HM. Suhaili FT, SH, Wakil Bupati Loteng Lalu Fathul Bahri, Sekda Loteng HM. Nursiah dan jajaran kepala SKPD Lingkup Pemkab. Loteng, mantan Kabag Umum Setda Loteng di era kepemimpinan Bupati Loteng HL. Suhaimi itu memaparkan sejumlah rangkaian dan maksud serta tujuan dari masing – masing rangkaian kegiatan Pra, Puncak dan Pasca acara  Bau Nyale.” Untuk Peresean, sudah disiapkan dengan konsep Tribun, tujuannya suapaya masyarakat  lokal, dalam dan luar negeri bisa menonton secara langsung  acara Peresean. Surfing dilaksanakan di pantai Seger, tujuannya sebagai salah satu sarana promosi pariwisata yang kita miliki. Festival Kuliner, nantinya akan diisi oleh masakan khas sasak, penjaga stand juga nantinya akan menggenakan Pakaian Khas Sasak, kalau yang perempuan menggenakan lambung dan laki – laki menggenakan Baju adat Sasak, dan Foto Grafi Kontes tujuannya sebagai salah satu media
promosi Potensi Pariwisata yang kita miliki,” ujar Lalu Fauzal. (slnews – com)

No Responses

Tinggalkan Balasan