SHOPPING CART

close

Di Desa Mangkung, Padi Mati Ayam Hilang

SUARALOMBOKNews.com – Lombok Tengah | Ratusan hektar lahan pertanian di Desa Mangkung, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami kekeringan.
Akibatnya, Padi yang ditanam petani dua bulan lalu mati kering.”Padi petani mati, karena tidak ada air. Luas lahan pertanian yang terdampak Ratusan hektar yang tersebar di hampir seluruh dusun di Desa Mengkung,”ungkap Kepala Desa (Kades) Mangkung, Lalu Samsul Rijal, Selasa (19/2/2019).
Akibat Gagal Panen, kata Lalu Rijal, situasi Kamtibmas di wilayah Desa Mangkung mulai tidak kondusif.”Ayam warga sudah ada yang dicuri,” ucapnya.
Untuk itu, Lalu Samsul Rijal berharap ada bantuan dari Pemkab Lombok Tengah kepada Petani yang mengalami musibah Gagal Panen.”Harapan kami ada bantuan dari Pemkab untuk petani, untuk meringankan beban Ekonomi Petani yang mengalami Gagal Panen,”harapnya.
Kedepan lanjut Lalu Samsul Rijal, Pemdes telah merencanakan Normalisasi sejumlah embung Pertanian yang ada di Dusun Orok Gendang, Jangkih Jawe, Patre dan Dam Modak.”Harapanya juga ada pembangunan Embung baru,” ujarnya. [slNews.com – rul].

Tags:

0 thoughts on “Di Desa Mangkung, Padi Mati Ayam Hilang

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Februari 2019
M S S R K J S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
2425262728  

STATISTIK