500 Nakes Siap Suntik 3 Ribu Warga Pada Vaksinasi Massal di Polsek Kuta

LOMBOK TENGAH | Polsek Kuta, Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) akan melaksanakan vaksinasi Covid-19 massal pada hari Sabu, 21 Agustus 2021 dengan sasaran 3 ribu penerima Vaksi Covid-19 dosis pertama yang terdiri dari para pelaku industri pariwsata yang ada di KEK The Mandalika dan sekitarnya termasuk warga dan petugas Parkir yang ada di kawasan pariwisata di wilayah Polsek Kuta, Polres Lombok Tengah. ” Dosis pertama untuk Vaksinasi massal sudah disiapkan dengan jumlah sasaran 3 ribu warga yang terdiri dari pelaku industri pariwisata, seperti karyawan hotel, restauran, cafe, pemandu wisata, termasuk petugas parkir, penjaga dan pemilik warung dan kios,” kata Kapolsek Kuta, AKP I Made Dimas Widyantara, Rabu, (18/8/2021).
Saat ini, jumlah pendaftar vaksinasi massal mencapai 2.293 orang dan ditargetkan kuota terpenuhi pada H-1 pelaksanaan Vaksinasi massal. ” Sudah 2.293 calon penerima vaksin tahap pertama yang sudah mendaftar, masih tersisa dua hari lagi untuk mendaftar, kami optimis kuota vaksinasi massal dosis pertama memenuhi kuota sesuai dengan dosis yang telah disediakan,” ucap AKP Dimas
Vaksinasi massal yang akan berlangsung selama satu hari penuh itu akan dilaksanakan di sejumlah titik, yakni di Bazar The Mandalika, SDN 1 Bangkang, depan Raja Hotel Mandalika dan di Kantor Desa Mertak. ” Jadi dilaksanakan satu hari penuh, dengan menerjunkan 500 tenaga kesehatan (Nakes),” ungkap AKP Dimas
Direncanakan, vaksinasi massal di wilayah hukum Polsek Kuta pada Sabtu, 21 Agustus 2021 akan dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno. ” Masih dikomunikasikan apakah pak menteri akan datang langsung atau memantau melalui Virtual Zoom,” tutur AKP Dimas
AKP Dimas menambahkan kegiatan vaksinasi massal dilakukan untuk membantu percepatan vaksinasi bersama pemerintah untuk membentuk herd immunity di masyarakat. “Kita akan berusaha memberikan yang terbaik buat masyarakat agar cepat terbentuk herd immunity, dan mempercepat penanganan dan memutus matarantai penularan Covid-19,” pungkasnya. [slnews – rul]

Tinggalkan Balasan