Polres Lombok Tengah Latih 74 Orang Pelacak Corona

LOMBOK TENGAH | Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) melatih 74 orang tenaga tracer (pelacak) Corona Virus Deases 2019 (Covid-19).
Pelatihan digelar di aula Sat Sabhara Polres Lombok Tengah, Rabu (28/7/2021) dan dibuka langsung oleh Kasat Binmas Polres Lombok Tengah, AKP Gusti Lanang Wijana.
AKP Gusti Lanang Wijana mengatakan, pelatihan tracer Covid-19 itu dilakukan untuk menyikapi Sitkamtibmas yang berkembang saat ini. Dimana masyarakat sedang dihadapkan pada masa Pandemi Covid-19. “Apa yang sudah disajikan narasumber tentang 3T dan aplikasi silacak dapat membantu para tenaga kesehatan untuk melaporkan perkembangan Covid -19 di wilayah tugas maupun tempat tinggalnya sehingga penanganan warga yang terpapar virus Corona cepat di laporkan, tepat dan cepat mengambil tindakan dan yang terkonfirmasi Positif Covid-19 segera mendapat penanganan,” katanya
74 orang peserta yang mendapat pelatihan itu terdiri dari 47 orang Bintara Polri yang baru dilantik, 2 personil Sat Binmas Polres Lombok Tengah, 5 orang Kanit Binmas di masing – masing Polsek dan 10 orang dari keluarga besar putra – putri Polri (mitra polisi), 5 orang peserta dari Sahabat Polisi Indonesia (mitra polisi).
Pemateri dalam pelatihan tersebut terdiri dari 2 orang anggota Bhabinkamtibmas yang telah mengikuti pelatihan tracer Covid -19, serta 2 orang narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah.
Narasumber dari Dinas Kesehatan memberikan materi tentang 3T (testing, tracing dan treatmen) dan juga masuk pada materi aplikasi Silacak.
Peserta pelatihan, kata AKP Gusti Lanang, dapat menjadi tracer dan dapat bertindak tepat dalam penanganan pandemi Covid-19. “Para peserta pelatihan juga diharapkan mampu memerankan diri pribadi dengan pelatihan yang didapatkan, sehingga dapat menekan bahkan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya. [slnews – rul]

Tinggalkan Balasan