UNW Mataram Inisiasi Pelatihan Guru Bahasa Inggris Berbasis CEFR dan AI di Lombok Barat

SUARALOMBOKNEWS | Komitmen Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam membina mutu pendidikan kembali diwujudkan melalui program pelatihan penyusunan materi ajar dan asesmen berbasis CEFR (Common European Framework of Reference for Languages) serta integrasi kecerdasan buatan (AI), yang menyasar guru-guru bahasa Inggris di Kabupaten Lombok Barat.
Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan di SMPN 2 Labuapi, Lombok Barat yang berlangsung selama tiga hari yang mengangkat tema “Transformasi Pembelajaran Bahasa Inggris melalui CEFR dan AI untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Menuju Pendidikan Berkualitas.” dan, kegiatan pelatihan tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat Pemula (PMP) tahun 2025, yang diinisiasi oleh tim dosen UNW Mataram dan didukung oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.
Kegiatan Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala SMPN 2 Labuapi, Fauzi, S.Pd., dan dihadiri oleh Ketua MGMP Bahasa Inggris Kabupaten Lombok Barat, Rahman, M.Pd.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua MGMP Bahasa Inggris Lombok Barat, Rahman, M.Pd menekankan pentingnya pembaruan kompetensi guru di tengah tuntutan era digital dan globalisasi pendidikan.
Sementara itu, Ketua pelaksana kegiatan, Siti Wahyu Puji Astuti, M.Pd., yang juga dosen UNW Mataram, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan membekali guru dengan kemampuan menyusun materi dan rubrik penilaian yang sesuai dengan level CEFR, sekaligus mengenalkan mereka pada pemanfaatan teknologi berbasis AI untuk pembelajaran. “Kami ingin para guru lebih percaya diri menggunakan standar internasional, dan juga mampu mengintegrasikan aplikasi seperti ChatGPT, Duolingo, Canva, dan Magic School AI dalam praktik mengajar sehari-hari,” jelas Siti, Kamis, (17/7/2025).
Menariknya, seluruh materi disampaikan oleh dosen-dosen UNW Mataram yang kompeten di bidangnya. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa sebagai pendamping praktik dan fasilitator, menjadikan pelatihan ini sarat kolaborasi antara akademisi dan praktisi pendidikan.
Selama tiga hari dari tanggal 14 sampai dengan 16 Juli 2025, para peserta mengikuti sesi intensif mulai dari pengenalan CEFR, penyusunan rubrik asesmen, hingga praktik membuat materi ajar interaktif dengan dukungan AI. Puncak kegiatan diisi dengan simulasi pembelajaran oleh peserta menggunakan produk materi yang mereka buat sendiri, sekaligus menjadi wadah evaluasi dan refleksi atas pembelajaran yang telah berlangsung.
Sebagai penutup, MGMP Bahasa Inggris Lombok Barat menerima bantuan akses aplikasi AI premium untuk mendukung pembelajaran di sekolah-sekolah. Selain itu, hasil pelatihan direncanakan akan dikembangkan menjadi artikel ilmiah dan media pembelajaran sebagai bagian dari kontribusi nyata UNW Mataram terhadap peningkatan kualitas guru dan pendidikan berkelanjutan di daerah. [SLNews – rul]

Tinggalkan Balasan