SHOPPING CART

close

Saat Penyuluhan Hukum di The Mandalika, Tim Pengabdian Fakultas Hukum UNRAM Disuguhkan Persoalan Lahan

Tim Pengabdian Fakultas Hukum Unram
Tim Pengabdian Fakultas Hukum Unram saat menyampaikan materi kepada warga dan Kepala Dusun di Desa Kute dalam kegiatan Penyuluhan Hukum di rumah Kepala Dusun Ujung Lauk, Desa Kute, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Sabtu, (15/7/2023).

LOMBOK TENGAH | Pengabdian Fakultas Hukum Universitas Mataram (Unram) menggelar penyuluhan hukum dengan tema “Penyelesaian Perkara Pidana Menggunakan Instrumen Non Penal” di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika di Desa Kute, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu, (15/7/2023).

Kegiatan penyuluhan hukum yang dipusatkan di halaman rumah Kadus Ujung Lauk, Desa Kute yang terletak di sebelah barat Sirkuit Internasional Mandalika atau di depan Hotel Pullman Kute Mandalika, dihadiri oleh puluhan warga, termasuk tokoh masyarakat, tokoh pemuda, RT dan Kadus Ujung Lauk, Abdul Mutalib.

Dalam kegiatan itu, satu per satu Tim Pengabdian Fakultas Hukum Unram yang terdiri dari Dr Syamsul Hidayat, SH,. MH. Nanda Ivan Natsir, SH,.MH. Lalu Syaifudin, SH,. MH dan Laili Wulandari, SH,.MH menyampaikan materi tentang Penyelesaian Perkara Pidana Menggunakan Instrumen Non Penal. 

Selain itu, Tim Pengabdian Fakultas Hukum Unram juga menjelaskan tentang Perkara Pidana Penal, Restorative Justice, penyelesaian melalui proses Mediasi, penyelesaian sengketa melalui proses litigasi dan melalui non-litigasi. “Penyelesaian tindak pidana atau perkara pidana dapat diselesaikan dengan cara Penal atau sistem peradilan pidana dan dengan cara Non Penal atau cara-cara di luar hukum pidana oleh para pihak sebagai pilihan hukum untuk menyelesaikan perkara pidana,” kata Dr Syamsul Hidayat.

Kegiatan Penyuluhan Hukum dari Tim Pengabdian Fakultas Hukum Unram disambut baik Warga. “ Atas nama warga dan Kadus, saya menyampaikan ucapan terimakasih, dan dengan kegiatan ini, kami bisa paham tentang hukum, penanganan hukum pidana dan istilah dalam penanganan hukum pidana, ada Panel, Non Panel, dan Litigasi,” ucap Kadus Ujung Lauk, Abdul Mutalib.

Dalam sesi tanya jawab dan diskusi, warga menyampaikan terkait dengan persoalan lahan, sengketa lahan warga dengan PT ITDC selaku pengembang dan pengelola KEK The Mandalika dan penyelesaian persoalan lahan di KEK The Mandalika.

Warga juga mengeluhkan sikap dan cara PT ITDC saat menyelesaikan permasalahan lahan di KEK The Mandalika.“ Saya pernah terjerat kasus Tipiring (tindak pidana ringan) gara – gara memagar lahan yang kini sudah menjadi Sirkuit Mandalika. Kenapa saya dan warga memagar lahan, karena waktu ada hak – hak lahan warga yang belum diselesaikan, dan lahan itu dulu juga masuk jalan Dusun, ” cerita Abdul Mutalib.

Tidak hanya persoalan lahan, warga juga bertanya terkait dengan jalur penyelesaian hukum apa yang akan diambil oleh warga jika ada pihak yang tidak mau membayar hutang.

Menjawab pertanyaan warga, Nanda Ivan Natsir, SH,. MH menyampaikan penyelesaian sengketa melalui proses litigasi merupakan proses penyelesaian sengketa melalui pengadilan. Sedangkan penyelesaian melalui non-litigasi merupakan proses penyelesaian sengketa yang dilakukan di luar persidangan atau sering disebut dengan alternatif penyelesaian sengketa.

Ivan juga menceritakan sejumlah persoalan hukum dalam penyelesaian lahan di KEK The Mandalika. “ Saat penyelesaian lahan di KEK The Mandalika melalui non Litigasi, dimohon kepada Gubernur NTB untuk membuka data, tetapi yang dibawa oleh ITDC malah data warga pemilik tanah yang menerima Kerohiman Rp. 4,5 juta,” ceritanya

Menurut Ivan, ITDC tidak berani membuka data, karena diduga banyak terjadi kekeliruan saat penyelesaian lahan. “kayaknya ITDC tidak berani buka data, karena banyak kekeliruan saat penyelesaian tanah mulai dari Rajawali. Contoh ada warga tidak pernah jual tanah, tapi sudah ada bukti – bukti penjualan, dan setelah kita kaji kita sampaikan ke ITDC, tapi ITDC tidak mau menggubris, malah meminta warga gugat ke Pengadilan,” ujarnya. [slnews – rul].

Tags:

0 thoughts on “Saat Penyuluhan Hukum di The Mandalika, Tim Pengabdian Fakultas Hukum UNRAM Disuguhkan Persoalan Lahan

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Juli 2023
M S S R K J S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

STATISTIK