SHOPPING CART

close

Ada Apa Jaksa Datangi Kampus Poltekpar Lombok di Lombok Tengah

Jaksa Hadir di Kampus Poltekpar Lombok
Perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Tengah saat menghadiri Sidang Senat Akademik Terbuka peringatan Dies Natalis ke-10 Poltekpar Lombok di Desa Puyung, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, NTB, pada Sabtu (9/5/2026).

SUARALOMBOKNEWS | Suasana Sidang Senat Akademik Terbuka Dies Natalis ke-10 Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok, pada Sabtu (9/5/2026), di Ruang Amphi Gedung Rektorat Kampus Poltekpar Lombok di Desa Puyung, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB),  terasa berbeda. Kehadiran pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah di tengah-tengah ratusan civitas academica sukses mencuri perhatian. Ada apa gerangan?

Tenang, aparat penegak hukum ini datang bukan untuk mengusut kasus atau mencari tersangka. Sebaliknya, mereka membawa misi besar yang sejalan dengan visi Asta Cita pemerintah, khususnya poin tentang penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pencegahan pelanggaran hukum sejak dini.

Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun), Rika Ekayanti, hadir langsung di Ruang Amphi Gedung Rektorat Kampus Poltekpar Lombok mewakili Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lombok Tengah, Putri Ayu Wulandari. 

Kehadiran ini menjadi bukti nyata bahwa hukum tak melulu soal penjara, melainkan tentang merangkul dunia pendidikan lewat inovasi “Jaksa Sahabat Kampus”.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Lombok Tengah, Alfa Dera, membeberkan tujuan strategis di balik gebrakan inovatif gagasan Kajari Putri Ayu Wulandari tersebut. Menurutnya, langkah ini adalah bentuk transformasi Kejaksaan menjadi lembaga yang lebih humanis dan adaptif terhadap tantangan zaman.”Ini bukan sekadar kunjungan seremonial. Sejalan dengan Asta Cita untuk mencetak SDM unggul dan berintegritas, Kejaksaan harus hadir sebagai sahabat sekaligus perisai edukasi. Mahasiswa saat ini hidup di era transformasi digital di mana ancaman hukum tidak hanya ada di dunia nyata, tapi juga di ruang siber,” tegas Alfa Dera.

Lebih lanjut, Alfa Dera menjelaskan bahwa program ini bertujuan membekali mahasiswa dan tenaga pendidik dengan literasi digital serta kesadaran hukum yang kuat. “Kami ingin memastikan mereka memiliki ketahanan informasi, melek hukum, dan punya ruang yang aman untuk terus berinovasi di sektor pariwisata tanpa takut berbenturan dengan aturan,” tambahnya.

Langkah progresif Kejari Lombok Tengah ini sukses mendobrak stigma lama. Penegakan hukum kini tidak melulu bersifat represif di ruang sidang, tetapi mengedepankan tindakan preventif dengan mengawal generasi muda langsung dari bangku kuliah.

Dukungan kuat dari Kejari ini sangat relevan dengan momentum perayaan satu dekade Poltekpar Lombok yang mengusung tema “Celebrating a Decade of Impact: Synergizing Wonder Preneurship for the Future of Tourism”. Sebagai “kawah candradimuka” pencetak tenaga profesional pariwisata di NTB, Poltekpar dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi ekonomi daerah.

Melalui sinergi lintas sektor yang apik ini, diharapkan lulusan Poltekpar Lombok tak hanya jago mencetak peluang bisnis di sektor pariwisata, tetapi juga menjadi generasi emas yang kebal hoaks, taat hukum, dan siap menjadi penggerak ekonomi kreatif berintegritas tinggi di kancah global. [SLNews – rul]

Tags:

0 thoughts on “Ada Apa Jaksa Datangi Kampus Poltekpar Lombok di Lombok Tengah

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Mei 2026
M S S R K J S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

STATISTIK