SHOPPING CART

close

Keluar Dari Sirkuit Mandalika, Jalan Raya Gelap Gulita, Abdul : Pemerintah Suka Menghamili Tapi Tak Menikahi

Jalan Bypass Kute, Desa Kute Kecamatan Pujut, Lombok Tengah
Suasana jalan raya bypass Kute dari Bundaran Tugu Selancar – Bundaran Triputri atau jalan raya di luar KEK The Mandalika / Sirkuit Internasional Mandalika di Desa Kute, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB di malam hari yang gelap gulita tanpa lampu penerangan jalan umum, Minggu malam, (13/11/2022).

LOMBOK TENGAH | Masyarakat termasuk wisatawan dalam dan dari luar negeri mengeluhkan kondisi jalan raya pada malam hari di luar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika atau diluar kawasan Sirkuit Internasional Mandalika di Desa Kute, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang gelap gulita tanpa lampu penerangan jalan umum (PJU).

Salah satu ruas jalan yang gelap gulita pada malam tanpa lampu PJU yakni bypass Kute dari bundaran tugu selancar sampai dengan Bundaran Triputri.” PJU selesai dibangun tahun 2019, bentuknya bagus – bagus, tetapi lampunya tidak pernah nyala. Malam jadi gelap gulita, akibatnya banyak warga yang mengalami kecelakaan, wisatawan yang menginap di sekitar Tugu Selancar sampai dengan bundaran Triputri juga was – was keluar dan jalan jalan pada malam  hari,” kata Kepala Dusun (Kadus) Ujung Lauk, Desa Kut, Abdul Muthalib, Minggu, (13/11/2022).

Pria yang juga berprofesi sebagai pelaku dan penggiat Pariwisata dan yang juga pengurus Solidaritas Warga Inter Mandalika (SWIM) itu mengungkapkan, ada perlakukan diskriminatif yang dilakukan oleh Pemerintah kepada masyarakat. Terbukti, Lampu PJU yang ada di dalam KEK The Mandalika termasuk jalan raya depan Sirkuit Internasional Mandalika menyala terang benderang pada malam hari. Sedangkan jalan raya di luar KEK The Mandalika kondisinya gelap gulita tanpa lampu PJU. “  Kami heran. “ Ada perlakuan diskriminatif dari pemerintah. Kami heran kenapa tidak lampu PJU di luar KEK The Mandalika tidak pernah nyala. Saya istilahkan, pemerintah suka menghamili tapi tak menikahi, tiang PJU hanya dibangun bagus – bagus dan indah tapi tidak lampunya tidak dinyalakan, PJU hanya dijadikan pajangan saja dan tidak pernah menyala,” sebut Abdul Muthalib

Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah lanjut Abdul, tidak punya rasa malu terhadap wisatawan dalam maupun dari luar negeri yang datang dan menginap di Kawasan Pariwisata The Mandalika. “ Sudah dua kali WSBK dan satu kali motoGP di Sirkuit Mandalika, ribuan masyarakat dari dalam dan luar Negeri datang ke Lombok Tengah, apa Pemprov dan Pemda tidak malu mempertontonkan sikap Diskriminatif, kondisi lampu PJU diluar dan didalam KEK The Mandalika dipertontonkan kepada masyarakat, saya juga mengistilahkan kondisi PJU ini, hanya mempercantik rumah sendiri tapi lingkungan termasuk lingkungan sekitarnya dibiarkan apa adanya dan tidak diurus. Untuk itu, kami meminta kepada pemerintah untuk segera menghidupkan semua lampu PJU yang ada di luar Kawasan The Mandalika, dan pemerintah jangan hanya sibuk menghitung PAD saja, tetapi lupa asal dan dari mana sumber PAD itu,” ujarnya. [slnews – rul].

Tags:

0 thoughts on “Keluar Dari Sirkuit Mandalika, Jalan Raya Gelap Gulita, Abdul : Pemerintah Suka Menghamili Tapi Tak Menikahi

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

November 2022
M S S R K J S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

STATISTIK