Dr Suardi Ajak Masyarakat Lombok Tengah Lawan DBD Dengan PSN

LOMBOK TENGAH | Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengimbau masyarakat menggencarkan berbagai upaya untuk mengantisipasi potensi merebaknya Demam Berdarah Dengue (DBD) saat musim hujan, salah satunya dengan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). “Salah satu upaya mencegah penularan DBD yang masih sering dilupakan adalah PSN. Harapannya, masyarakat terus menggencarkan kegiatan PSN untuk menekan potensi merebaknya DBD. Dan PSN untuk membunuh jentik – jentik Nyamuk, sedangkan Fogging untuk membunuh Nyamuk Dewasa,” kata Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah, Dr. Suardi, Sabtu, (22/10/2022).
Suardi menjelaskan, jumlah kasus DBD Lombok Tengah sampai dengan menjelang akhir bulan Oktober 2022 sebanyak 54 kasus DBD.
Suardi menegaskan, dengan hannya 54 kasus DBD, Pemkab Lombok Tengah tidak bisa menetapkan kejadian luar biasa (KLB) DBD. “ Hannya 54 kasus dan tidak bisa ditetapkan KLB DBD, kecuali terjadi lonjakan kasus sekian kali lipat, tapi ini jumlah kasus DBD di Lombok Tengah masih rendah. Kriteria menetapkan KLB, kalau ada kasus baru DBD, kedua kalau terjadi peningkatan kasus DBD yang tidak biasanya, misalnya dalam sehari ditemukan beberapa kasus DBD,” jelasnya
Suardi berharap PSN terus digencarkan sehingga tidak ada lagi sarang nyamuk di lingkungan sekitar tempat tinggal masyarakat. “Menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan tidak ada tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk sangat penting dilakukan untuk mencegah DBD,” katanya.
Menurut Suardi, sejumlah tempat yang biasanya menjadi sarang nyamuk tetapi luput dari pembersihan lingkungan diantaranya talang air rumah yang mampet, sehingga menjadi tempat berkembang biak nyamuk. “Kebiasaan menggantung banyak baju juga perlu dihindari karena nyamuk juga sering bersembunyi di tempat tersebut dan mengubur barang atau benda yang berpotensi menimbulkan genangan, menguras dan membersihkan bak kamar mandi ,” ucapnya
Dinas Kesehatan Lombok Tengah, lanjut Suardi, juga rutin melakukan penyuluhan di masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi merebaknya DBD saat musim hujan. “ Selain itu kami juga melakukan PSN, termasuk di kawasan pariwisata kita utamakan. Setelah dilakukan PSN, masing – masing Puskesmas mengusulkan ke Dinas Kesehatan untuk dilakukan Fogging,” ujarnya. [slnews – rul]

Tinggalkan Balasan