SHOPPING CART

close

Buka Musrenbang, Lalu Pathul Ungkap Kekurangan dan Kesuksesan Event MotoGP Mandalika 2022

Musrenbang Kabupaten Lombok Tengah
Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri menyampaikan sambutan saat membuka Musrenbang dengan tema “Rurung Lempek Gumi Paer Untuk Pemulihan Ekonomi” di Ballroom D’Max Hotel di depan Bandara Internasional Lombok (BIL) di Desa Tanak Awu, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Rabu, (23/3/2022).

LOMBOK TENGAH |     Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2022 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2023 secara resmi dibuka oleh Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, Rabu, (23/3/2022).

Kegiatan Musrenbang dengan tema “Rurung Lempek Gumi Paer Untuk Pemulihan Ekonomi” yang dilaksanakan di Ballroom D’Max Hotel di depan Bandara Internasional Lombok (BIL) di Desa Tanak Awu, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah dihadiri Ketua DPRD Lombok Tengah, M. Tauhid, Wakil Bupati Lombok Tengah, HM. Nursiah, Sekda Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya, para Asisten, Kepala OPD Lingkup Pemkab Lombok Tengah, Kepala Bappeda Provinsi NTB dan para Camat serta sejumlah perwakilan tokoh masyarakat Lombok Tengah.

Di awal sambutannya, H. Lalu Pathul memaparkan suksesnya pelaksanaan event MotoGP Mandalika 2022 di Sirkuit Mandalika, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah yang berlangsung dari tanggal 18 – 20 Maret 2022.

Lalu Pathul mengaku, dibalik suksesnya event motoGP Mandalika 2022 ada ditemukan kekurangan yang akan menjadi bahan pembelajaran untuk perbaikan di masa mendatang. “Sebagai manusia kita dituntut untuk terus berusaha namun, semua tetap dikembalikan kepada kehendak Allah SWT,” katanya

Di hadapan tamu undangan dan peserta Musrenbang Kabupaten, Lalu Pathul menceritakan pengalamannya selama perhelatan MotoGP Mandalika 2022, di mana event MotoGP yang pertama kali ini, banyak sekali cerita dan kejadian yang viral, seperti pawang hujan dan kemacetan. ”Waktu Saya akan menghadiri dan menonton MotoGP di Sirkuit Mandalika, ternyata jalan banyak yang macet, namun saya mencoba untuk menyikapi dengan melewati jalan Desa Kawo belok kiri. Hal ini penting untuk melihat pergerakan masyarakat yang mencapai ratusan ribu untuk menyaksikan gelaran MotoGP. Begitu juga dengan masyarakat yang balik pulang banyak yang melewati jalan Awang. Ternyata semuanya berjalan dengan mulus,” ceritanya

Lalu Pathul sengaja mengungkapkan dan menceritakan dari awal sampai dengan berakhirnya event MotoGP Mandalika 2022 untuk membuka wawasan semua pihak agar dapat mencari terobosan ketika terdapat kendala. Oleh karena itu perbaikan jalan masih menjadi skala prioritas. “Untuk tahun 2024 nanti semua jalan pada posisi mantap sudah 100 persen. Karena tahun ini hampir 253 Miliar untuk alokasi dana jalan,”sebutnya

Menurut Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi NTB itu, keberadaan KEK The Mandalika yang didalamnya terdapat bangunan dan lintasan Sirkuit Mandalika yang megah dan standar Internasional tentunya menjadi angin segar bagi Rakyat Indonesia, khususnya Masyarakat Lombok Tengah. 

Mantan Wakil Ketua DPRD Lombok Tengah dan Anggota DPRD Provinsi NTB itu mengaku, belum lama ini menerima surat dari perwakilan wilayah kecamatan bagian utara Lombok Tengah yang meminta agar wilayah utara juga dikembangkan serta diperhatikan. Untuk itu pihaknya dari sekarang sedang berupaya untuk membangun sarana motor cross di wilayah Kecamatan Batukliang Utara, dan perlu ada perencanaan untuk membangun sebuah rumah sakit di sekitar wilayah utara. ”Jika di wilayah KEK Ada Rumah Sakit Mandalika, di tengah ada RSUD, nantinya di desa Lantan ada lapangan Motor Cross, di timur kantor camat Kopang, kita akan membangun Rumah Sakit. Maka semua akan berimbang,” harap H. Lalu Pathul

Lalu Pathul  mengajak anggota DPRD Lombok Tengah untuk sama-sama dalam suatu kesempatan turun ke wilayah desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara dan Kecamatan Kopang, untuk melihat serta mengakomodir masukan masyarakat. “Hal ini sangat perlu mengingat baru saja direncanakan serta diniatkan, namun telah banyak pihak yang menjadwalkan. Jika nantinya usai gelaran di Riau, Kabupaten Lombok Tengah sudah bisa menjadi tuan rumah pelaksanaan Motor Cross,” sebutnya

Lalu Pathul mengingatkan bahwa Musrenbang yang digelar kali ini tidak cukup diwakili serta didiskusikan oleh segelintir orang. Namun kehadiran wali amanah dan seluruh peserta amatlah sangat dibutuhkan untuk kelancaran serta kualitas hasil Musrenbang yang akan dieksekusi dan memberikan manfaat untuk seluruh masyarakat Lombok Tengah.

Proses perencanaan pembangunan tahun 2023, lanjut H. Lalu Pathul merupakan tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026. Untuk itu membutuhkan perencanaan yang matang sehingga dapat menjawab berbagai permasalahan dan tantangan pembangunan ke depan, terlebih lagi di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah, dibutuhkan perencanaan yang efektif dan efisien dalam setiap pelaksanaan kebijakan. Maka musyawarah ini merupakan forum untuk mempertemukan dan mempersatukan visi semua dalam rangka mengangkat derajat kesejahteraan masyarakat Lombok Tengah. “Forum ini bertujuan untuk memperoleh masukan yang substantif dan menyeluruh dalam rangka penyempurnaan rancangan RKPD Kabupaten Lombok Tengah tahun 2023. di dalam forum inilah dilakukan sinkronisasi agenda dan prioritas pembangunan antara pemerintah kabupaten dan masyarakat,” tutupnya

Sementara itu, Kepala Bidang Litbang Evapol Bappeda, Ajie Nasrulfiddin Pua Note, dalam laporannya menyampaikan, dasar penyelenggaraan Musrenbang yakni Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah. 

Penyelenggaraan Musrenbang tingkat kecamatan, pihaknya telah melakukan penilaian meliputi Indikator perencanaan, pelaksanaan serta partisipasi. “Berdasarkan hasil masing-masing tim fasilitator telah menghasilkan 3 kecamatan penyelenggara Musrenbangcam terbaik, yaitu tim A diraih oleh kecamatan Jonggat, tim B diraih oleh kecamatan Pringgarata, serta tim C diraih oleh kecamatan Praya Timur“ kata Ajie. [slnews – rul]

Tags:

0 thoughts on “Buka Musrenbang, Lalu Pathul Ungkap Kekurangan dan Kesuksesan Event MotoGP Mandalika 2022

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Maret 2022
M S S R K J S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

STATISTIK