Insiden Takut Jarum Suntik Terjadi Pada Vaksinasi RSUP NTB Bersama Tuwa Kawa dan Mi6

MATARAM | Vaksinasi Covid-19 dosis pertama yang digelar oleh Rumah Sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat (RSUP NTB) , Tuwa Kawa dan Mi6 pada, Rabu 18 Agustus 2021 bertempat di Coffee Shop Tuwa Kawa di Kota Mataram berlangsung lancar dan Tertib.
Sejak pagi Pukul 09.00 Wita masyarakat berbondong – bondong datang untuk mengikuti Vaksinasi Covid -19 yang dilaksanakan dengan standar Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 ketat.
Pihak panitia membimbing peserta vaksinasi untuk mengisi formulir pendaftaran yang disediakan oleh RSUP NTB sebelum diberikan suntikan Vaksin Covid-19 oleh Tenaga Kesehatan (Nakes). “Alhamndulilah program vaksinasi gratis yg digelar mi6 bekerjasama RSUP NTB mendapat antusiasme dan atensi dari masyarakat. Hal ini terbukti mereka mendatangi lokasi vaksinasi sesuai protokol kesehatan,” kata Ketua Panitia Vaksinasi Mi6, Lalu Athar Fathullah disela-sela acara vaksinasi.
Menurut Lalu Athar , kegiatan vaksinasi ini merupakan salah satu bentuk dukungan Mi6 untuk mempercepat proses herd immunity selain untuk menyambut gelaran Super Bike pada bulan November 2021 dan motoGP Tahun 2022 di Sirkuit MotoGP Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah . Selain itu Mi6 mendorong agar masyarakat di NTB untuk tidak ragu dan takut dengan program vaksinasi agar pandemi covid 19 bisa segera teratasi di NTB dan segera berakhir. “Mi6 akan terus mengkampanyekan pentingnya vaksinasi untuk mempercepat herd immunity ,” imbuh Lalu Athar yang juga sekretaris Mi6.
Sementara itu salah satu peserta vaksinasi Eksekutif Daerah Walhi NTB, Murdani menyambut baik bakti sosial vaksinasi ini sebagai bentuk kepedulian civil society di NTB dalam mendukung pencegahan dan penanganan Virus Corona atau Covid – 19. “Saya hari ini mengikuti vaksinasi karena ingin melindungi diri sendiri maupun masyarakat agar tidak terkena, tertular Virus Corona,” ujarnya.
Salah satu Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTB , Suhardi dan Kasi Pendidikan Agama Islam dan Keagamaan Islam , H Nasrullah beserta puteranya tampak mengikuti kegiatan vaksinasi. Bahkan mereka tampak akrab dengan peserta lain sebelum mendapat giliran divaksin. “Saya senang dengan setting panggung vaksinasi yang digelar mi6 dan tuwa kawa yang diselilingi hiburan dan tidak mengesankan suasana kaku,” kata H Nasrullah sembari mengatakan ini inovasi kegiatan vaksinasi yang mengedepankan showbizz yang membuat suasana riang gembira.
“Baru kali ada kegiatan vaksinasi yang dapat hiburan, konsumsi dan doorprize gratis. Salut buat mi6 dan tuwa kawa,” sambung komisioner Bawaslu NTB , Suhardi.
Ketua APKLI NTB , Abdul Majid mengatakan dirinya termotivasi mengikuti kegiatan vaksinasi mi6 karena banyak teman-teman aktivis dan jurnalis antusias menyambut acara ini. “Awalnya saya belum percaya diri ikut vaksinasi. Tapi begitu melihat teman aktivis ikut vaksinasi , saya jadi mau ikut juga,” katanya
Ketua Pelaksana Vaksinasi RSUP NTB, dr Yuti Dwi Suharyani menyambut baik gelaran vaksinasi yang digelar mi6, tuwa kawa dan RSUP NTB agar herd immunity segera terwujud. Selain itu dia menginformasi guna mempercepat proses vaksinasi saat ini pihak RSUP sedang mengadakan program mobille vaksin. “Pihak RSUP siap melayani permintaan secara kolektif masyarakat yang ingin di vaksin ,” imbuhnya.
Salah seorang aktivis Prodem , Wahidjan, Amri Nuryadin dan Husni Ansori menyatakan salut dan berterima kasih kepada RSUP NTB, Tuwa Kawa dan Mi6 atas terlaksananya kegiatan vaksinasi gratis untuk kalangan aktivis. “Saya senang dengan sambutan panitia vaksinasi yang ramah dan care selama acara ini,” tutur Wahidjan.
Insiden Takut Jarum Suntik
Sementara itu disela-sela kegiatan vaksinasi ini sempat terjadi insiden kecil takut jarum suntik, yakni saat seorang peserta yakni Murdan Jaya saat hendak disuntik vaksin terlihat gemetaran dan keluar keringat. Sejurus kemudian Murdan Jaye tidak mau disuntik karena kondisinya tidak stabil. Melihat hal tersebut tenaga kesehatan tidak jadi menyuntikan vaksin. Setelah diyakinkan kembali panitia akhirnya Murdan Jaye bersedia disuntik vaksin. “Ternyata tidak terasa sakit disuntik vaksin covid 19. Tahu begini saya dari kemarin ikut vaksinasi. Tidak perlu jauh jauh datang kemataram,” ujar Murdan sesaat setelah divaksin.
Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto menambahkan untuk vaksinasi tahap pertama ini diikuti oleh seratusan peserta dari berbagai kalangan, khususnya kalangan aktivis , jurnalis dan seniman. “Untuk vaksinasi tahap kedua akan dilangsungkan tanggal 15 September 2021 bertempat di Coffee and Roastery Tuwa Kawa,” pungkasnya. [ slnews – rul ]

Tinggalkan Balasan