SHOPPING CART

close

Waspada Ada Oknom Warga di Lombok Tengah Keliling Tawarkan Translok

Program Transmigrasi Lokal
Kabid Transmigrasi dan Pelatihan Produktivitas Disnakertrans Lombok Tengah, Murdi

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ( Disnakertrans ) Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat ( NTB ) menyebut ada sejumlah oknum warga yang berkeliling menawarkan dan menjanjikan program transmigrasi lokal ( Translok ) kepada masyarakat Lombok Tengah dengan daerah tujuan, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Utara dan Pulau Sumbawa. ” Ada oknum warga berkeliling mencari, menawarkan dan menjanjikan program translok kepada masyarakat dengan daerah tujuan Batukliang Utara Lombok Tengah, Lombok Utara dan Pulau Sumbawa,” sebut Kabid Transmigrasi dan Pelatihan Produktivitas pada Disnakertrans Lombok Tengah, Murdi, Selasa (23/2/2021).
Setelah mendapatkan target, kata Murdi, oknum warga tersebut meminta korbannya untuk menyerahkan kartu tanda penduduk ( KTP ) dan kartu keluarga ( KK ) serta uang pendaftaran yang nilainya berpariasi, mulai dari Rp. 100 ribu hingga Rp. 500 ribu per KK. ” Lebih dari 50 orang warga yang datang melapor ke Dinas, ada yang dari Kecamatan Praya Barat Daya, dari Desa Selong Belanak Kecamatan Praya Barat, Desa Kawo Kecamatan Pujut dan ada juga dari Kecamatan Jonggat. Modus oknum warga itu, keliling mencari target, setelah dapat lalu meminta warga menyerahkan KTP, KK dan meminta uang pendaftaran yang nilainya berpariasi, ada yang Rp.100 ribu, Rp. 200 ribu bahkan ada yang diminta Rp. 500 ribu per KK,” ungkapnya
Disnakertrans Lombok Tengah telah melapor dan berkoodinasi dengan kepolisian Polres Lombok Tengah terkait dengan ulah oknum warga yang menipu warga dengan tawaran dan menjanjikan program Translok. ” Sudah kami laporkan dan kami juga telah berkodinasi dengan Polisi untuk mengungkap identitas oknum warga itu. Dan kami juga sudah meminta kepada para Kades dan Camat termasuk warga, jika menemukan dan menerima tawaran program Translok untuk segera melapor atau meminta identitas oknum warga yang menawarkan itu, bila perlu oknumnya di foto,” pinta Murdi
Murdi menghimbau kepada masyarakat untuk tidak percaya dengan tawaran dan janji program Translok, karena program translok itu tidak ada. ” Kami tegaskan bahwa informasi yang beredar di masyarakat tentang program Translok dengan daerah tujuan Batukliang Utara Lombok Tengah, Lombok Utara dan Sumbawa itu bohong. Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat tidak percaya dengan informasi program translok, dan program translok itu sudah lama dihapus, kecuali program transmigrasi antar provinsi, contohnya tahun 2020 Lombok Tengah hannya mendapatkan jatah 15 KK dengan daerah tujuan Sulawesi Utara, dan tahun 2021 ini kita belum tahu berapa dan kepan Program Transmigrasi antar Provinsi dilaksanakan, karena semuanya diatur oleh pemerintah pusat,” ujarnya [ slnews – rul ]

Tags:

0 thoughts on “Waspada Ada Oknom Warga di Lombok Tengah Keliling Tawarkan Translok

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Hari Jadi Lombok Tengah 75
LOGO Hari Jadi Lombok Tengah 75

KATEGORI

STATISTIK