SHOPPING CART

close

Bangun BTN Baru, Pengembang Robohkan Tembok Warga BTN Green Harmoni

Warga BTN Green Harmoni
Sejumlah warga BTN Green Harmoni terlibat keributan dengan Pengembang BTN di Lingkungan Gerintuk, Kelurahan Renteng, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, NTB, Selasa (6/10/2020).

SUARALOMBOKNEWS.com-LOMBOK TENGAH|Ketegangan antara Warga BTN Green Harmoni di Lingkungan Gerintuk, Kelurahan Renteng, Kecamatan Praya, Lombok Tengah dengan Pengembang BTN memanas, Selasa (6/10/2020).
Ketegangan itu bermula dari sikap pihak Pengembang BTN yang merobohkan tembok yang oleh warga masuk kedalam kawasan BTN Green Harmoni.
Tembok itu dirobohkan oleh pihak Pengembang BTN untuk keperluan jalan masuk menuju Pembangunan BTN Baru.
Muskipun tembok telah berhasil dirobohkan oleh pihak pengembang BTN, namun ketegangan antara warga BTN Green Harmoni dengan pihak Pengembang BTN berhasil diredam oleh Anggota Kepolisian dari Polsek Praya, Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).” Sudah aman,”ujar Kapolsek Praya, AKP Dewa Ketut Suardana.
Untuk mencegah hal – hal yang tidak diinginkan, Polisi langsung mempertemukan kedua belah pihak yakni warga BTN Green Harmoni, warga sekitar BTN Harmoni dengan pihak Pengembang BTN untuk Dimediasi.”Kita Mediasi, dan akan kita Mediasi kembali dengan warga dan pengembang di Kantor Lurah Renteng besok (Rabu,7/10),”ucap AKP Dewa Ketut Suardana
Dalam surat keberatan yang dilayangkan Warga BTN Green Harmoni kepada Pemerintah Kelurahan Renteng yang ditandatangani oleh Ketua RT BTN Green Harmoni, Heri Karzadi pada tanggal, 28 September 2020 menyampaikan, Warga BTN Green Harmoni keberatan atas rencana pembangunan Perluasan BTN Baru yang berada di samping BTN Green Harmoni, dikarenakan jalan yang dilalui masuk kekawasan BTN Green Harmoni.
Dalam surat keberatan itu, warga BTN Green Harmoni juga menyampaikan, belum ada kesefakatan final antara warga BTN Green Harmoni dengan warga sekitar terhadap rencana pembangunan BTN Baru, warga BTN Green Harmoni juga tidak pernah memberi mandat kepada pihak manapun untuk meminta uang tali asih sebesar Rp. 30 juta.
Sementara itu, salah seorang warga, Agus Setiawan justru membela pihak Pengembang BTN.
Menurut Agus, keributan antara warga dengan pihak Pengembang BTN itu terjadi karena salah paham.”Hannya salah paham, pengembang ingin membuka jalan, dan merobohkan tembok, karena pengembang tidak mungkin akan membebaskan lahan lagi,”ujarnya. [slNews – rul]

Tags:

0 thoughts on “Bangun BTN Baru, Pengembang Robohkan Tembok Warga BTN Green Harmoni

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Hari Jadi Lombok Tengah 75
LOGO Hari Jadi Lombok Tengah 75

KATEGORI

STATISTIK