Malas Sampaikan LHKPN, 11 ASN di Pemkab Lombok Tengah Terancam Kena Sanksi

Malas Sampaikan LHKPN, 11 ASN di Pemkab Lombok Tengah Terancam Kena Sanksi
Sekda Lombok Tengah HM Nursiah

SUARALOMBOKNews – Lombok Tengah | Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) akan memberi Sanksi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemkab Lombok Tengah yang tidak mengisi atau yang belum menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Tengah, HM. Nursiah kepada SuaraLombokNews.com, Kamis (18/4/2019) di Kantor Bupati Lombok Tengah.
Karena itu mantan Asisten III Setda Lombok Tengah itu menegaskan tidak ada lagi alasan atau disengaja ASN tidak melaporkan harta kekayaannya.”Yang Malas melaporkan LHKPN jelas ada Sanksinya, sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegas HM. Nursiah
Disinggung apa sanksi bagi ASN yang tidak membuat LHKPN, Nursiah menegaskan, akan diberikan Sanksi teguran, tidak diberikan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD), Hukuman disiplin berat, hingga penundaan kenaikan pangkat.”Sanksinya penundaan kenaikan Pangkat, dan TKDnya ditahan,”katanya.
HM. Nursiah menyebutkan, sampai dengan bulan April 2019 ini, tercatat ada 11 ASN di Lingkup Pemkab Lombok Tengah yang belum menyampaiakan LHKPN.
Namun, HM. Nursiah tidak menyebutkan nama atau identitas dari 11 ASN yang belum menyampaikan LKHPN tersebut.
HM. Nursiah mengaku kecewa terhadap 11 ASN yang belum menyampaikan LHKPN tersebut.
Semestinya, lanjut HM. Nursiah, jika ASN itu mengalami kesulitan mengisi LHKPN bisa meminta bantuan kepada Tim yang telah disiapkan.”Intinya mereka (ASN) malas, Karena kalau ada kesulitan, sudah ada Tim yang membantu,” ujarnya. [slNews – erwin]

No Responses

Tinggalkan Balasan