Entaskan Kemiskinan Melalui UMKM, Suhaili Teken MoU Dengan PT. PNM
SUARALOMBOKNews – Lombok Tengah | Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menandatangani Nota Kesepahaman atau MoU dengan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) tentang pemberdayaan dan pengembangan UMKM dan Koperasi melalui pelatihan pendampingan usaha, Rabu (27/2/2019)
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di depan Pendopo Bupati Lombok Tengah itu dilakukan oleh Bupati Lombok Tengah, HM. Suhaili FT, SH dengan Direktur Kapatuhan dan Manajemen Resiko PT PMN, M Q Gunadi, dan disaksikan jajaran Forkompinda Lombok Tengah, Sekda Lombok Tengah, HM. Nursiah, Kepala OPD Pemprov NTB dan Lombok Tengah, serta para Pelaku UMKM.
Penandatangan MoU antara Pemkab Lombok Tengah dengan PT. PNM (persero) juga di hadiri perwakilan dari Kementerian, PT. ITDC dan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mataram.
Dalam sambutannya, Bupati Lombok Tengah, HM. Suhaili FT menyampaikan ucapan terimakasih kepada PT. PNM yang telah memberikan perhatian penuh kepada para pelaku UKM dan UMKM di Lombok Tengah melalui pemberdayaan dan pengembangan UMKM dan Koperasi melalui pelatihan pendampingan usaha.”Kegiatan ini salah satu ikhtiar masyarakat Lombok Tengah untuk mengentaskan kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan, tarap hidup masyarakat Lombok Tengah,” ucapnya.
Menurut Bupati Lombok Tengah dua Periode itu, pada tahun 2014, UMKM di Lombok Tengah mulai bangkit, dengan pemberian modal melalui program UMKM oleh Pemerintah.”Hari ini kita juga melaunching sinergitas, koneksitas antara Dinas/Instansi agar bisa sama-sama bersama-sama bersinergi dalam setiap program yang di canangkan, baik oleh Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten Lombok Tengah,”kata HM. Suhaili FT.
Berkat pemberian modal kepada UMKM oleh PT. PNM lanjut, Ketua DPD Partai Golkar NTB itu, angka kemiskinan di Lombok Tengah mengalami penurunan yang cukup signifikan.” Sekarang jumlah masyarakat miskin mengalami penurunan. Dan ini berkat program bemberian modal dari PT.PNM kepada UMKM,” ujar HM. Suhaili FT.
Ditempat yang sama, Direktur Kapatuhan dan Manajemen Resiko PT PMN, M Q Gunadi memberikan apresiasi kepada para pelaku UMKM di Lombok Tengah, yang dari tahun – ketahun mengalami kemajuan.”Di Lombok Tengah, semua usaha mikro Dan menengah sudah ada, dan sudah berjalan. Sekarang tinggal majunya saja,” ucapnya.
Di Provinsi NTB kata Gunadi, masih ada kabupaten / kota yang masyarakatnya masih hidup dibawah garis kemiskinan.” Ini perlu kita sama-sama bersinergi dalam mengentaskan kemiskinan. Harapannya Lombok Tengah bisa menjadi menjadi pilot project paling besar dalam program ini,”harapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gunadi juga memaparkan, jumlah Nasabah PT. PNM di Lombok Tengah. dan Nasabah PT. PNM itu sebagian besar berasal dari kalangan Ibu – ibu.”Mayoritas Nasabah PT. PNM dari kalangan emak-emak, dengan tujuan bisa menjadi tulang punggung keluarga walaupun tidak menjadi kaya tapi setidaknya bisa mengentaskan kemiskinan,”ujarnya.
Usai penandatangan MoU, Bupati Lombok Tengah, MH. Suhaili FT bersama Direktur Kapatuhan dan Manajemen Resiko PT PMN, M Q Gunadi, jajaran Forkompinda dan para kepala OPD meninjau langsung Stand Pameran Gelar Produk UMKM dan Pasar Murah yang diinisiasi oleh Dinas Koperasi dan UKM Lombok Tengah.
Peserta Pameran Gelar Produk UMKM berasal dari pelaku UMKM se – Lombok Tengah dengan menampilkan hasil produk – produk UMKM. [slNews – erwin]

Tinggalkan Balasan