SHOPPING CART

close

Dua Bulan Pipa Bocor Tak Kunjung Diperbaiki Hingga Nyaris Merusak Jalan Raya, Warga Sebut PDAM Lombok Tengah Tak Beli Air Baku

PDAM Lombok Tengah Tak Kunjung Perbaiki Pipa Bocor
Air bersih yang mengalir di pinggir jalan raya Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah yang bersumber dari Pipa PDAM Lombok Tengah yang bocor.

SUARALOMBOKNEWS | Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), dibawah pimpinan Direktur Utama (Dirut), Bambang Supratomo mendapat sorotan tajam dari masyarakat yang juga pelanggan PDAM Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah.

Pasalnya, sudah dua bulan lebih, pipa distribusi air bersih yang tertanam di pinggir jalan raya Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah yang bocor, tepatnya di sebelah utara SMPN 2 Pujut tidak kunjung diperbaiki sampai saat ini.

Akibatnya, air bersih tidak sampai ke pelanggan PDAM Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah dan terbuang sia – sia, mengalir di pinggir jalan raya, hingga menggerus tanah padat yang ada di pinggir jalan raya.”Pipa ini sudah dua bulan bocor, airnya terbuang sia-sia, bahkan sampai menggerus tanah padat yang ada di pinggir jalan raya. Dan sampai saat ini tidak ada tanda – tandanya mau diperbaiki, akibatnya warga yang menjadi pelanggan PDAM juga sudah dua bulan tidak pernah mendapat aliran air bersih. Yang jadi pertanyaan masyarakat, apa pekerjaan PDAM itu, tidak tahu ada pipa bocor, atau pura pura tidak tahu. Ingat PDAM itu perusahaan yang punya kewajiban memenuhi kebutuhan pelanggan. Jadi jajaran Direksi jangan duduk di kursi empuk saja, jangan hanya hitung laba diatas meja, introspeksi diri, apa yang sudah diberikan kepada pelanggan, karena sepengetahuan saya, PDAM Lombok Tengah itu tidak pernah beli air, melainkan air baku datang cuma – cuma dari alam, lalu dijual ke pelanggan,” ucap salah seorang tokoh Pemuda Desa Kawo, Adi Subrata, Rabu, (1/4/2026).

Adi meminta kepada PDAM Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah untuk segera memperbaiki pipa yang bocor tersebut dan juga meminta kepada pihak yang berwenang dan bertanggung jawab terhadap ruas jalan raya Kawo untuk mendesak PDAM Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah segera memperbaiki pipa yang bocor tersebut, sebab jika pipa yang bocor tersebut tidak segera diperbaiki, bisa merusak badan jalan raya.” PDAM  jangan hanya hitung laba saja, jangan kerjakan yang bukan menjadi pekerjaan, jangan hanya jalankan hobi pribadi, ingat PDAM itu perusahaan yang menjual air bersih, tolong segera perbaiki pipa yang bocor ini. Kami juga meminta kepada pihak yang berwenang terhadap jalan raya untuk menuntut PDAM, jika tidak memperbaiki bahu atau badan jalan raya yang rusak akibat pipa bocor yang saya duga sengaja tidak mau diperbaiki,” sebutnya

Adi juga mengungkapkan, warga sudah berulang kali melapor ke pihak PDAM terkait dengan pipa yang bocor tersebut.” Sudah sering dilapor, tapi sampai saat ini tidak ada tindakan perbaikan. Mungkin karena tidak beli air baku, sehingga PDAM Lombok Tengah malas malasan perbaiki pipa yang bocor,” ujarnya.

Dihubungi suaralomboknews.com melalui pesan WhatsApp (WA), Rabu, (1/4/2026), terkait dengan tanggapan dan alasan PDAM tidak kunjung memperbaiki pipa air yang sudah dua bulan bocor di utara SMPN 2 Pujut di Desa Kawo, Namun tidak kunjung diperbaiki hingga menyebabkan terkikisnya pinggir jalan raya dan terkait dengan warga di atas tanjakan di Desa Kawo juga sudah dua bulan tidak teraliri air PDAM, Dirut PDAM Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah, Bambang Supratomo membenarkan ada kebocoran pipa yang terjadi di beberapa titik dan saat ini masih ditangani satu persatu.”Di beberapa titik memang pipa bocor dan sedang ditangani satu persatu karena butuh waktu pengerjaan termasuk untuk mempersiapkan bahan dan peralatan. Dalam beberapa hari ini akan dikerjakan,” jawabnya. [SLNews – rul]

Tags:

0 thoughts on “Dua Bulan Pipa Bocor Tak Kunjung Diperbaiki Hingga Nyaris Merusak Jalan Raya, Warga Sebut PDAM Lombok Tengah Tak Beli Air Baku

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

April 2026
M S S R K J S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

STATISTIK