SHOPPING CART

close

Bina Marga Awasi Ketat Proyek Jembatan Lantan Rp 10,9 M

Dinas PUPR Lombok Tengah
Pekerja Proyek tengah mengerjakan pondasi sumur 4 titik untuk Abutment Jembatan Lantan di Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, NTB.

LOMBOK TENGAH | Bidang Bina Marga Dinas PUPR Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengawasi ketat pengerjaan Proyek pembangunan Jembatan Lantan dengan lebar 6 meter, panjang 60 meter yang dikerjakan oleh PT Bidia Karya di Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah dengan nilai Rp 10,9 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2022. ”  Proyek ini bukan jembatan bambu, semuanya kita awasi secara ketat, mulai dari proses tender sampai dengan pengerjaan proyek,” tegas Kabid Bina Marga Dinas PUPR Lombok Tengah, Masadri Zulkarnain, ST, Rabu, (25/5/2022).

Zulkarnain menegaskan, pemenang tender tidak boleh mensubkon pengerjaan proyek Jembatan Lantan. ” Di subkon saja tidak boleh, apalagi di take over. Dan perusahaan pemenang tender juga sudah mendapat dukungan sah dari pabrik baja,” ucapnya

Zulkarnain menjelaskan, Kontrak kerja proyek Jembatan Lantan selama 8 bulan terhitung mulai akhir Maret sampai dengan akhir  berakhir pada bulan Oktober 2022 mendatang. ” Kontrak kerja selama 8 bulan, dari akhir maret sampai dengan akhir Mei ini progres pengerjaannya  mencapai 20 persen, yakni pengerjaan pondasi sumur 4 titik untuk Abutment,” jelasnya.

Zulkarnain yakin proyek Jembatan Lantan selesai dikerjakan sebelum masa kontrak berakhir. ” Progresnya baik, Baja Pabrik datang sekitar awal Agustus, langsung dipasang dan September rampung dikerjakan. Dan Besi yang digunakan besi pabrikan yang sudah melalui proses Uji di Laboratorium Universitas Mataram,” ujar Zulkarnain. [slnews – rul].

Tags:

0 thoughts on “Bina Marga Awasi Ketat Proyek Jembatan Lantan Rp 10,9 M

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Mei 2022
M S S R K J S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

STATISTIK