Bersama AKBP Hery, Kompi B Latsitarda Elang Nusantara Tanam Bibit Buah di Bekas Tambang Emas Ilegal di Lombok Tengah

LOMBOK TENGAH | Latsitarda (Latihan Integrasi Taruna Wreda) Elang Nusantara XLII Tahun 2022 Kompi B yang terdiri dari Taruna Akademi Militer (Akmil) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU), Akademi Kepolisian (Akpol) dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) bersama personel Gabungan TNI-Polri dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) melaksanakan kegiatan penghijauan dengan menanam bibit pohon buah buahan di lokasi bekas tambang emas ilegal di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Prabu Dundang, Desa Prabu, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Selasa, (24/5/2022).
Kegiatan dalam rangka penyelamatan lingkungan, rehabilitasi hutan dan lahan melalui konservasi tanah dan air serta penghijauan itu dipimpin langsung oleh Kapolres Lombok Tengah, AKBP Hery Indra Cahyono.
AKBP Hery mengatakan, saat ini bumi mengalami ancaman global yang serius seperti banjir, erosi, tanah longsor dan hilangnya beberapa jenis flora dan fauna, kebakaran lahan dan hutan serta bertambahnya penduduk dan penambangan liar sehingga dibutuhkan penataan kembali ekosistem tumbuhan yang telah rusak dengan melaksanakan penghijauan. “Ada 500 bibit pohon yang ditanam, yang terdiri dari bibit pohon Klengkeng, pohon nangka dan pohon mangga yang ditanam di tiga Lokasi bekas tambang liar yang berada di Kawasan TWA Gunung Prabu Dundang,” katanya
Kegiatan penghijauan yang dilaksanakan tersebut sebagai upaya mempertahankan kesuburan tanah, kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya lahan kritis yang di antaranya sebagai upaya mencegah erosi dan banjir serta menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam dan lingkungan. “ Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kelestarian alam, dan sebagai media sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam dan lingkungan,” ucap AKBP Hery
Sementara itu Danki B Latsitarda Elang Nusantara XLII, AKP Avani Erliansyah menyampaikan, bahwa suatu kehormatan bisa bergabung dalam kegiatan penghijauan tersebut dengan harapan kegiatan itu bukan hanya asal tanam akan tetapi hasilnya bisa dinikmati oleh Masyarakat. “ Selain menjaga kelestarian alam dan lingkungan, bibit buah buahan yang kami tanam ini, kalau sudah besar dan buahnya bisa dinikmati oleh masyarakat,” ujarnya. [slnews -rul]

Tinggalkan Balasan