Menhan RI Gandeng Pemkab Lombok Tengah Gelar Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara Lingkup Masyarakat

SUARALOMBOKNEWS | Pertahanan Negara adalah segala usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman serta gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.
Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI), menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), akan menggelar kegiatan Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara Lingkup Masyarakat di Lombok Tengah Tahun 2026, yang akan dilaksanakan pada Tanggal 14 Juli 2026 di Raja Hotel di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika di Desa Kute, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.
Pelaksanaan kegiatan yang akan dihadiri oleh 200 peserta yang terdiri dari Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Ormas, Organisasi Komunitas dan Profesi itu dibenarkan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) Lombok Tengah, Murdi, AP, M.Si, Selasa, (7/7/2026).
Materi Kegiatan Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara Lingkup Masyarakat di Lombok Tengah akan disampaikan oleh sejumlah Narasumber, yakni Kepala Pusat Bela Negara Kemenhan RI, Brigadir Jenderal TNI Parluhutan Marpaung, S.l.P., M.Han, yang nantinya akan menyampaikan materi tentang Wawasan kebangsaan dalam perspektif Bela Negara guna menumbuhkan nasionalisme, patriotisme dan cinta tanah air. Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat (BNN NTB), Brigjen Pol. Marjuki, S.l.K., M.Si, yang nantinya akan menyampaikan materi tentang Perkembangan, bahaya dan dampak narkoba di kalangan generasi muda. Sekretaris Daerah Lombok Tengah, H. Lalu Firman Wijaya, S. T., M.T, yang nantinya akan menyampaikan materi tentang Ketahanan masyarakat menghadapi perubahan geopolitik dan geostrategis dalam mendukung Ketahanan Nasional, dan Kaban Kesbangpol Lombok Tengah, Murdi, AP. M.Si, yang nantinya akan menyampaikan materi tentang Peran para tokoh, organisasi kemasyarakatan dan organisasi profesi dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal.
Bela Negara adalah tekad, sikap, dan perilaku serta tindakan yang dilakukan oleh warga negara, baik secara perseorangan maupun kolektif dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa dan negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa Indonesia dari berbagai ancaman baik berupa ancaman militer, ancaman non militer dan ancaman hybrida yang dapat dikategorikan ke dalam wujud potensial dan aktual.
Bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam Bela Negara melalui pendidikan kewarganegaraan yang dilaksanakan dalam bentuk Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) baik di lingkup pendidikan, pekerja dan masyarakat dengan menanamkan nilai dasar Bela Negara. PKBN telah menjadi bagian dari “Asta Cita” sebagai program prioritas nasional pada RPJMN 2025-2029 dalam rangka pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Tahap ini merupakan tahap penataan sinkronisasi dan penyinergian pelaksanaan PKBN melalui upaya konsolidasi, koordinasi, sinergi, dan integrasi penyelenggaraan PKBN diantara Kementerian/Lembaga, non Kementerian/ Lembaga, Pemerintah Daerah, Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan lembaga terkait lainnya.
Berangkat dari dasar tersebut, Kepala Pusat Bela Negara Badan Cadangan Nasional telah menyusun program kegiatan Sosialisasi dan Diseminasi PKBN Lingkup Masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah Prov. NTB yang akan diikuti oleh Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Ormas, Organisasi Komunitas dan Profesi.
Kepada suaralomboknews.com, Koordinator TNI Komponen Cadangan (KC) Kodim 1620/Lombok Tengah, Yugo Prabowo menyampaikan ucapan terimakasih kepada Menhan RI yang telah memilih Lombok Tengah sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara Lingkup Masyarakat.”Kami menyambut baik kegiatan ini, terima kasih pak Menhan, telah menjadikan Lombok Tengah sebagai lokasi kegiatan Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara Lingkup Masyarakat,” ujarnya. [SLNews – rul]

Tinggalkan Balasan