SHOPPING CART

close

Pengerjaan Proyek Jembatan di Lombok Tengah Jalan Seperti Bekicot, Diguyur Hujan Sekali Langsung Roboh

Proyek jembatan tumpak
Kondisi proyek jembatan Tumpak yang roboh setelah diguyur hujan pada Rabu, (29/11/2023).

LOMBOK TENGAH | Belum selesai dikerjakan, proyek jembatan Tumpak di Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang dikerjakan  oleh Kontraktor Pemenang Tender CV Vathir Lestari dengan nilai anggaran Rp. 313 juta lebih yang mulai dikerjakan  per tanggal 11 Agustus 2023, roboh akibat diguyur hujan pada Rabu, (29/11/2023).”Pengerjaan sangat lambat, jalan seperti bekicot, kadang tidak ada tukang yang bekerja, kalau pun ada hanya 3 orang tukang saja yang bekerja. Padahal ini proyek jembatan yang nilainya Rp 300 juta lebih.  Dari awal kami ingatkan, cepat dikerjakan, karena mau musim Hujan, sekarang terbukti, baru diguyur hujan sekali sudah roboh, besi besi beton hanyut. Itu buktinya proyek jembatan ini dikerjakan asal asalan,” sebut Kadus Lendang Lantan, Desa Tumpak, Mawardi, Kamis, (30/11/2023). 

Pria yang akrab disapa Roby itu menceritakan, Jembatan Tumpak yang menjadi akses jalan utama yang menghubungkan Wilayah Desa Tumpak dengan sejumlah Desa di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah pada akhir tahun 2022 lalu Roboh diterjang Banjir. “Dulu kami demo baru aspirasi kami didengar oleh Pemda Lombok Tengah, dan setelah ada anggaran malah dikerjakan asal asalan, dan sekarang belum selesai dikerjakan sudah roboh,” kesalnya

Untuk itu, atas nama Masyarakat dan perangkat desa Tumpak, Roby meminta kepada aparat penegak hukum (APH) untuk mengambil langkah hukum tegas, mulai dari proses lelang hingga pengerjaan proyek Jembatan Tumpak. “APH harus tegas, apalagi proyek ini diduga Proses Tendernya bermasalah,” pintanya

Dihubungi suaralomboknews. com via WhatsApp (WA), Kamis, (30/11/2023), Pelaksana CV Vathir Lestari, Lalu Atang mengaku kaget dengan kondisi Jembatan Tumpak yang ambruk karena hujan. “Waduh longsor nike. Solusinya diperbaiki dengan sebaik baiknya. Niki molor sebenarnya mau ngecor hari sebelum hujan tapi terkendala readymix. Untuk lebih jelasnya konfirmasi ke PU Bina Marga dulu, Karena inii bencana alam,” jelasnya. 

Karena roboh akibat bencana alam, Lalu Atang mengaku pasrah dan tetap bertanggung jawab untuk menyelesaikan proyek Jembatan Tumpak. “Kalau saya sebagai pelaksana ..kalau sudah ketemu masalah alam seperti ini, ya sabar dan pasrah..tanggung jawab tetap dilaksanakan,” tegasnya. 

Semetara itu, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Lombok Tengah, Masaddri mengatakan, proyek jembatan Tumpak akan dibersihkan menggunakan alat berat. “Nanti dibersihkan dengan alat, dapat jadwal ngecor hari Rabu dari Mandala readymix, “ ujarnya. [slnews – rul].

Tags:

0 thoughts on “Pengerjaan Proyek Jembatan di Lombok Tengah Jalan Seperti Bekicot, Diguyur Hujan Sekali Langsung Roboh

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

November 2023
M S S R K J S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

STATISTIK