SHOPPING CART

close

Cegah Abrasi Meluas, KTK Bersama Bapera Pujut Tanam 10 Ribu Mangrove

KTK Pujut, Lombok Tengah
KTK bersama Bapera Kecamatan Pujut menanam Mangrove di Pantai Batu Berang, Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Rabu, (27/7/2022).

LOMBOK TENGAH | Menyambut Hari Bakau Sedunia Tahun 2022, Karang Taruna Kecamatan Pujut (KTK Pujut) Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) berkolaborasi dengan Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) kembali melaksanakan kegiatan sosial penanaman bakau atau mangrove di Pantai Batu Berang, Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Rabu, (27/7/2022).

Bapera Pujut dan KTK Pujut sudah memulai dari satu tahun lalu dan berkomitmen akan menanam 10.000 bibit Mangrove sampai tahun 2022 “Kami sudah mulai dari tahun lalu dan sudah kami tanam 7.700 bibit Mangrove di titik ini, kami tidak hanya menanam lalu tinggalkan karena bagi kami tugas berat itu pada saat pemeliharaan seperti survei dan sulam,” kata Ketua KTK Pujut, Lombok Tengah, Sri Anom Putra Sanjaya.

Adapun tujuan penanaman ini cukup mulia dan penting seperti halnya untuk menjaga kehidupan Ekosistem kehidupan hayati bawah laut dan menjaga bibir pantai agar tidak terjadi abrasi “Ini penting bagi kami karena saat ini tercatat abrasi terjadi sangat signifikan di titik ini, data kami bahkan satu meter per tahun untuk itu kami galakkan disini dan kedepan saya berharap pemerintah memberikan atensi dan dukungan penuh kepada titik ini,” harap Anom yang juga ketua RSI Lombok Tengah. 

Tidak hanya itu, tujuan lain dari program penanaman mangrove ini merupakan bagian dari komitmen KTK Pujut bersama dengan Bapera Pujut dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan di Indonesia serta mendukung pemulihan pariwisata domestik melalui perkembangan ekowisata bahari mangrove. 

“Tercatat sejak tahun 2021 hingga tahun 2022 kami telah menanam bibit mangrove sebanyak 10.000 di lokasi tersebut dan yang dilakukan dengan tujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan di pesisir Pantai Batu Berang. Selain berperan mengurangi penyusutan area pantai hingga meredam ancaman tsunami, area bakau menjadi tempat budidaya ikan, kepiting, dan udang yang menjadi sumber penghidupan nelayan,” sambung Sekretaris Bapera Kecamatan Pujut, Junaidi.

Desa Mertak tercatat sebagai salah satu desa wisata dalam Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika, Lombok Tengah, serta daerah penyangga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Desa wisata ini menawarkan wisata bahari dan ekowisata dengan pantai, pegunungan, dan bakau sebagai objek wisata utama.

Anom menambahkan, penanaman bakau ini dapat memperbaiki ekosistem pantai secara jangka panjang sehingga mampu mendukung produktivitas kegiatan wisata. Selain itu, inisiatif ini juga menjadi salah satu penunjang kesiapan Lombok sebagai tuan rumah MotoGP dan acara internasional lainnya ke depan.”Sekali lagi Kami menanam, menjaga, memelihara, serta merawat tanaman bakau demi keberlangsungan Desa Wisata Mertak Kecamatan Pujut dan keindahan alamnya serta mendukung pariwisata NTB yang gemilang,” ujarnya. [slnews – rul]

Tags:

0 thoughts on “Cegah Abrasi Meluas, KTK Bersama Bapera Pujut Tanam 10 Ribu Mangrove

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Juli 2022
M S S R K J S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

STATISTIK