Buka Konfercab IAI Lombok Tengah, Lalu Pathul : Ukuran, Takaran Obat harus Teliti, Kalau Salah Yang Paling Berdosa Orang-orang Farmasi

LOMBOK TENGAH | Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Seminar Kefarmasian dan Konfercab Ikatan IAI Kabupaten Lombok Tengah.
Kegiatan Seminar IAI Lombok Tengah yang dilaksanakan di Ballroom Lantai 5 Gedung A Kantor Bupati Lombok Tengah pada Minggu, (12/6/2022) dibuka langsung oleh Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.Ip
Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Cabang (PC) IAI Lombok Tengah, Haitami mengatakan, kegiatan Konfercab ini sudah lama direncanakan dan merupakan kegiatan 4 tahunan. “Sudah sekian lama kita tidak bisa berkumpul akibat Pandemi Covid-19, namun alhamdulillah saat ini sudah bisa kita berkumpul untuk melaksanakan kegiatan seminar yang dirangkaikan dengan kegiatan Konfercab IAI Lombok Tengah,” katanya
Konfercab ini bertujuan untuk penyegaran pengurus cabang sehingga kepengurusan PC IAI Lombok Tengah bisa menjadi lebih baik.
Adapun materi seminar akan diisi oleh Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Lombok Tengah dan Kepala Balai POM Mataram.
Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri menyampaikan, Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. HM. Nursiah tidak bisa menghadiri kegiatan Seminar IAI karena masih berada di luar daerah. “Harusnya pada kesempatan ini dihadiri oleh Bapak Wakil Bupati, namun beliau masih ada agenda di luar daerah. Beliau dan saya selalu saling mewakili. Dalam pemerintahan, bupati dan wakil bupati adalah satu kesatuan tidak boleh dipisah-pisah, jadi kami saling mengisi dan saling mewakili,” ucapnya
Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi NTB itu mengatakan, farmasi adalah tugas mulia. Dan Ahli-ahli farmasi Muslim yang paling dikenal adalah Ibnu Sina, ulama yang paling hebat meracik obat yang sampai saat ini hasil racikan-racikannya dipakai di seluruh dunia. “Ukuran, takaran obat harus teliti, kalau salah maka yang paling berdosa orang-orang Farmasi. Tapi kalau racikannya benar maka orang-orang farmasilah yang paling duluan masuk surga,” kata H. Lalu Pathul
Pada forum PC IAI Lombok Tengah, mantan Wakil Bupati Lombok Tengah itu menyampaikan juga capaian program visi-misi Pathul-Nursiah, diantaranya sepeda motor untuk Kepala Dusun (Kadus), pembangunan jalan, serta pembangunan rumah sakit tipe D. “Program unggulan Pathul-Nursiah yang saat ini adalah pembagian sepeda motor untuk kepala dusun yang Insya Allah akan selesai semuanya pada tahun 2023, dan salah satu fungsinya adalah bisa membawa masyarakat kita yang sakit ke Puskesmas, Pustu, atau tempat berobat lainnya dan juga setelah berobat ya ke Apotek juga,” ungkap H. Lalu Pathul
Mantan Ketua DPC Partai Gerindra Lombok Tengah itu memaparkan terkait dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lombok Tengah dari tahun ke tahun.”Alhamdulillah tahun demi tahun PAD Kabupaten Lombok Tengah semakin bertambah sehingga kita mampu memberikan sepeda motor untuk semua Kadus se Lombok Tengah. Begitu juga tahun Ini kita akan hotmix jalan yang ada di Lombok Tengah dengan jumlah anggaran terbesar sepanjang sejarah kabupaten Lombok Tengah yaitu sebesar 230 M. Dengan dihotmixnya jalan-jalan di Lombok Tengah maka akan berdampak pada kenaikan harga tanah, kenaikan harga tanah akan menaikkan BPHTB juga, BPHTB tersebut akan masuk pendapatan asli daerah,” papar H. Lalu Pathul
Dalam kesempatan tersebut, Lalu Pathul juga menyampaikan rencana pembangunan rumah sakit di Kecamatan Kopang. “Pathul-Nursiah akan bangun rumah sakit di sana. Kantor camat kita geser, nanti Puskesmasnya dan kantor camat lama digabung menjadi Rumah Sakit,” sebutnya
“Kenapa di Kopang, ini adalah strategi supaya orang Lombok Timur bisa berobat juga Ke Lombok Tengah juga, sehingga mereka tentu akan beli obat di apotek-apotek yang ada di Lombok Tengah,” ujar H. Lalu Pathul. [slnews – rul]

Tinggalkan Balasan