Sambut Bau Nyale 2022, PKK Lombok Tengah Gelar Lomba Masak Ikan

LOMBOK TENGAH | Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar lomba masak ikan.
Kegiatan lomba masak ikan yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Lombok Tengah itu dibuka langsung oleh Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.Ip pada Kamis, (17/2/2022).
Lomba masak ikan itu merupakan salah satu rangkaian dari Core Event Bau Nyale yang cara puncaknya dilaksanakan pada tanggal 20 – 21 Februari 2022 yang dipusatkan di Pantai Kuta, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut Lombok Tengah.
Acara pembukaan lomba masak ikan itu dihadiri oleh Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. HM. Nursiah, Ketua dan Pengurus Tim Penggerak PKK Lombok Tengah, Ketua DWP Lombok Tengah, dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemkab Lombok Tengah.
Dalam sambutannya, Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul menyampaikan, selain dalam rangka menyambut Core Event Bau Nyale 2022, Lombok Masak Ikan juga dalam rangka untuk mendorong ibu-ibu PKK menciptakan menu olahan ikan yang variatif untuk mendukung Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan, sebab produk olahan makanan kuliner ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
Dalam lomba ini ditampilkan berbagai macam menu olahan serba ikan. Hal ini dimaksudkan untuk membangkitkan kreatifitas dalam pengolahan makanan ikan sehingga menghasilkan diversifikasi olahan yang diharapkan dapat meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat, khususnya ikan potensi/unggulan daerah yang banyak terdapat di Kabupaten Lombok Tengah. “Ikan memiliki protein yang tinggi dan baik untuk nutrisi gizi bagi kita dan anak anak kita karena itu mulai sedini mungkin kita membiasakan anak anak kita makan makanan bergizi seperti ikan air tawar ataupun ikan air laut,” kata H. Lalu Pathul
Perlu disadari bahwa, Kabupaten Lombok Tengah saat ini berada di dalam era kemajuan. Dengan adanya KEK The Mandalika dan event MotoGP serta sejumlah event Internasional, maka kebutuhan ikan sangat tinggi. “Oleh karena itu ibu ibu harus mulai mempersiapkan diri untuk mulai memproduksi kuliner kuliner yang dapat dinikmati oleh tamu tamu wisatawan sehingga menjadi nilai tambah bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Saat ini di dalam kawasan KEK, sudah disiapkan tempat bagi pelaku UMKM untuk menampilkan produk produk olahan, karena itu manfaatkan kesempatan itu dengan memproduksi makanan khas yang memiliki tingkat gizi tinggi,” pinta H. Lalu Pathul
H. Lalu Pathul berharap agar dengan Lomba Masak Ikan ini akan menghasilkan satu menu yang dapat menjadi andalan dan ciri khas dari produk kuliner di Kabupaten Lombok Tengah. [slnews – rul]

Tinggalkan Balasan