SHOPPING CART

close

Ratusan Warga Lombok Tengah Berebut Paket Banpres Jokowi Tanpa Prokes

Bantuan Presiden RI
Ratusan warga berkerumun dan tanpa menggunakan masker saat mengantri mendapatkan paket bantuan Presiden RI di depan Pasar Sengkol di Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Jumat, (12/11/2021).

LOMBOK TENGAH | Meskipun dijaga dan disalurkan oleh personel TNI – Polri, Penyaluran paket Bantuan Presiden (Banpres) RI, Joko Widodo yang berisi beras, gula, teh dan biskuit di depan Pasar Sengkol di Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Jumat, (12/11/2021) berlangsung ricuh dan tanpa protokol kesehatan ( Prokes ).

Ratusan warga yang akan menerima Paket Banpres tidak menggunakan Masker dan berkerumun.

Jumlah paket Banpres yang dibawa oleh minibus warna abu sebanyak 250 paket. Namun karena kerumunan warga yang semakin tak terkendali dan semakin ricuh, kendaraan minibus yang mengangkut Paket Banpres pergi membawa sisa paket Banpres yang belum sempat disalurkan. “Saya sudah mengantri dari tadi, tapi tidak dapat bantuan sembako. Malah yang baru datang yang dapat Sembako,” ucap Inaq Mar dengan penuh rasa kecewa.

Sementara itu, sejumlah warga yang telah mendapatkan Paket Banpres mengaku merasa senang dan bahagia bisa menerima Banpres dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). ” Terimakasih pak Jokowi, kami sangat bahagia dan bangga dengan pak Jokowi,” ucapnya dengan penuh rasa haru.

Kunjungan Kerja Presiden RI, Joko Widodo ke NTB pada Jumat, (12/11/2021) untuk meresmikan Sirkuit Pertamina Mandalika, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

Saat ini Presiden RI, Joko Widodo beserta rombongan telah berada di KEK The Mandalika dan akan melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Nurul Bilad KEK The Mandalika. [slnews – rul]

Tags:

0 thoughts on “Ratusan Warga Lombok Tengah Berebut Paket Banpres Jokowi Tanpa Prokes

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

November 2021
M S S R K J S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

STATISTIK