SHOPPING CART

close

Diduga Pungli Program Isbat Nikah Gratis, Oknum Kades di Lombok Tengah Dilaporkan ke Jaksa

FAKTA RI
Lalu Subadri (kanan) saat menyerahkan dokumen laporan tindak pidana Pungli yang diduga dilakukan Kades Labulia yang diterima oleh petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kejaksaan Negeri Lombok Tengah, NTB, Senin, (27/9/2021)

LOMBOK TENGAH | Pelayanan Isbat Nikah yang diselenggarakan oleh Pengadilan Agama Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tanggal, 11 Februari 2021 lalu di Kantor Desa Labulia, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah diduga dimanfaatkan oleh Kepala Desa (Kades) Labulia, Mahjat untuk meraup keuntungan kantong pribadi.
Kades Labulia, Mahjat disebut diduga meminta pembayaran sebesar Rp 250 ribu per pasangan suami – istri (Pasutri) yang mengikuti program Isbat Nikah Gratis.
Tindak pidana Pungutan Liar (Pungli) pada program Isbat Nikah Gratis yang diduga dilakukan oleh Kades Labulia, Mahjat pada Senin, (27/9/2021) resmi dilaporkan oleh Tokoh Pemuda Desa Sukerara, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Lalu Subadri ke Kejaksaan Negeri Lombok Tengah. “Laporan tindak pidana pungli pada program Isbat Nikah gratis yang diduga dilakukan oleh Kades Labulia resmi kami laporkan ke Kejaksaan Negeri Lombok Tengah,” kata Lalu Subadri, Senin, (27/9/2021).
Pria berambut gondrong¬† itu mengaku, telah mencari informasi terkait dengan pelaksanaan program Isbat Nikah ke Pengadilan Negeri Lombok Tengah. ” Jadi sebelum saya melapor ke Kejaksaan, saya sudah bertannya langsung ke Pengadilan Negeri, dan program Isbat Nikah yang dilaksanakan Pengadilan Negeri di Kantor Desa Labulia pada bulan Februari 2021 lalu Gratis. Namun faktanya per Pasutri yang mengikuti program isbat nikah gratis diminta mengeluarkan biaya Rp. 250 ribu,” ungkap Lalu Badri
Pasutri yang mengikuti program Isbat nikah gratis lanjut Lalu Badri merupakan warga miskin.
Untuk itu, Lalu Badri meminta kepada Kejaksaan Negeri Lombok Tengah untuk segera menindaklanjuti laporan tindak pidana Pungli yang diduga dilakukan oleh Kades Labulia. ” Yang mengikuti program isbat nikah gratis itu masyarakat miskin yang jumlahnya kurang lebih 100 orang Pasutri. Untuk itu, kami meminta kepada Jaksa untuk segera menindalanjuti laporan kam tersebut,” pintanya.[slnews -roby]

Tags:

0 thoughts on “Diduga Pungli Program Isbat Nikah Gratis, Oknum Kades di Lombok Tengah Dilaporkan ke Jaksa

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

September 2021
M S S R K J S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

STATISTIK