SHOPPING CART

close

Diduga Pesanan Oknum LSM, Kepala Puskesmas di Lombok Tengah Mutasi Bidan ASN Lalu Diganti Dengan Bidan PTT

Ketua LKMD Loang Make, Makbul Ramen
Bidang Polindes Loang Make, Saenah (kanan) saat mengadu kepada Ketua LKMD Loang Make, Kecamatan Janapria, LombokTengah, NTB, Makbul Ramen (kiri), Jum’at, (27/8/2021)

LOMBOK TENGAH | Aparatur Sipil Negara (ASN), Saenah, Amd. Keb yang bertugas sebagai Bidan di Polindes Loang Make, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapat perlakuan tidak adil oleh atasannya sendiri yakni, Kepala Puskesmas (Kapus) Langko, Samah, S.Km.
Tidak hannya diperlakukan tidak adil oleh atasannya sendiri, Istri dari Almarhum Zaenal Abidin yang semasa hidupnya berprofesi sebagai wartawan disalah satu media elekronik di Lombok Tengah itu juga diduga mendapat intimidasi dari Oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
Saenah yang ditugaskan sebagai Bidan di Polindes Loang Make dengan Surat Keputusan Bupati Lombok Tengah Nomor : 824.3/1710/PM.01./928/BKD tentang Penugasan dan penempatan pegawai negeri sipil, dipindahtugaskan dari Polindes Loang Make ke Puskesmas Langko dengan selembar surat perintah tugas nomor : 303/A.1/ST/PKM-LKO/VIII/2021 yang diterbitkan dan ditandatangani oleh Kapus Langko, Samah pada Tanggal, 26 Agustus 2021.
Merasa diperlakukan tidak adil oleh atasannya sendiri, Saenah pun mengadukan persoalan yang menimpanya itu kepada Ketua LKMD Loang Make, Makbul Ramen, Jum’at, (27/8/2021).
Dihadapan Ketua LKMD Loang Make, Saenah menceritakan dugaan intimidasi oleh oknum LSM. ” Kenapa setelah suami saya meninggal dunia baru saya diperlakukan tidak adil seperti ini, mereka (oknum LSM) datang menemui saya dan mengeluarkan perkatan – perkataan yang sangat menyakitkan hati saya. Semestinya sebagai LSM tidak seharus berkata yang tidak pantas, terlebih lagi kepada saya seorang perempuan,” ceritanya sembari meneteskan air mata.
Sementara itu, Ketua LKMD Loang Make, Makbul Ramen menyayangkap sikap dari oknum LSM yang diduga melakukan intimidasi dari Bidan ASN Polindes Loang Make.
Makbul juga menyayangkan sikap dari Kapus Langko yang bertindak sewenang – wenang kepada bawahannya tanpa dasar hukum dan aturan yang jelas. ” Kok hebat ya, seorang Kapus bertindak seperti itu, Bupati saya kalau mau memutasi pejabat atau ASN, melalu proses sesuai dengan peraturan yang berlaku. Tapi Pak Kapus Langko ini, diduga hannya karena kepentingan dan pesanan dari oknum LSM, lalu bertindak semaunya kepada bawahannya sendiri. Buktinya, Bidan Polindes Loang Make yang statusnya ASN diganti dengan Bidan yang statusnya masih PTT dan diduga Bidan PTT itu titipan dari oknum LSM dan dari keluarga dekat oknum LSM,” kesalnya
Makbul mengaku, selama ini dirinya selaku masyarakat Loang Make dan Ketua LKMD Loang Make tidak pernah mendengar keluhan dari masyarakat terkait dengan kinerja dan pelayanan Bidan Polindes Loang Make, Saenah. “Selaku Ketua LKMD dan Masyarakat, saya tidak pernah mendengar ada keluhan dari masyarakat terkait dengan kinerja dan pelayanan beliau (Saenah). Kok tiba – tiba, Kapus Langko memutasi Bidan Polindes Loang Make. Semestinya selaku pimpinan (Kapus Langko) memberikan teguran dan pembinaan kepada bawahannya kalau memang ada kesalahan. Jangan main sikat saja, mentang – mentang memiliki kekuasaan dan jabatan, untuk itu mohon Kapus Langko jangan jadi raja – raja kecil di Puskesmas,” sebutnya
Makbul meminta kepada Dinas Kesehatan Lombok Tengah termasuk kepada Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri untuk mencopot, Samah dari jabatannya selaku Kepala Puskesmas Langko.
Tidak itu saja, Makbul juga meminta kepada Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Lombok Tengah untuk melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyalagunaan jabatan yang dilakukan oleh Kepala Puskesmas Langko. ” Kelakukan Pejabat – pejabat seperti itu (Kapus Langko) tidak bisa dibiarkan, kok lebih mementingkan kepentingan oknum LSM. Untuk itu, saya selaku ketua LKMD dan masyarakat meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan untuk mencopot jabatan Kapus Langko, dan meminta kepada BKPP untuk mendalami dugaan penyalahgunaan jabatan oleh Kapus Langko, kalau terbukti, harus diberikan sanksi tegas,” pintanya
Sementara itu, Kapus Langko, Samah yang berkali – kali dihubungi suaralomboknews.com via WhatsApp (WA), sampai dengan berita ini dimuat di suaralomboknews.com, Jum’at, (27/8/2021), tidak memberikan jawaban apapun. [slnews – rul]

Tags:

0 thoughts on “Diduga Pesanan Oknum LSM, Kepala Puskesmas di Lombok Tengah Mutasi Bidan ASN Lalu Diganti Dengan Bidan PTT

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Agustus 2021
M S S R K J S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

STATISTIK