SHOPPING CART

close

Dispar Lombok Tengah Bantah Tak Libatkan Warga Lingkar KEK The Mandalika

SWIM
Pelatihan Pemandu Wisata  Budaya yang dilaksanakan oleh Dispar Lombok Tengah di Ballroom JM Hotel Kuta di KEK The Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Rabu, ( 25/8/2021)

LOMBOK TENGAH | Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) membantah tidak melibatkan warga dan pelaku industri pariwisata yang ada di lingkar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah dalam kegatan pelatihan pemandu wisata budaya yang dilaksanakan dari tanggal 25 sampai dengan 27 Agustus 2021 di JM Hotel Kuta di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, seperti yang dikeluhkan oleh Solidaritas Warga Inter Mandalika (SWIM). ” Semua kita libatkan, hannya saja pesertanya diambil dari perwakilan masing – masing Desa Wisata dari 12 Kecamatan di Lombok Tengah, termasuk ada dari Desa Kuta, Sukadana, Rembitan dan Desa Sengkol, Kecamatan Pujut,” bantah Kabid Sumber Daya pada Dispar Lombok Tengah, Lalu Muhamad Hatta disela – sela hari pertama kegiatan pelatian pemandu wisata budaya di Ballroom JM Hotel Kuta, Rabu, (25/8/2021).
Dalam pelatian tersebut Dispar Lombok Tengah juga melibatkan para pelaku industri pariwisata yakni dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Poltekpar Lombok, Dewan Kesenian, Majelis Adat Sasak termasuk dari Kormi selaku pemateri dan narasumber pelatihan pemandu wisata budaya. ” Pemateri ada dari HPI, Dewan Kesenian, Majelis Adat Sasak, Poltekpar termasuk dari Kormi. Jadi semuanya kita libatkan melalui perwakilan masing – masing,” ucap Lalu Hatta
Pelatihan pemandu wisata budaya, kata Lalu Hatta, dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang kompeten di bidang wisata budaya.
Lalu Hatta juga mengatakan kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan Dispar Lombok Tengah untuk meningkatkan kapasitas pelaku wisata di Lombok Tengah.” Pelatihan ini merupakan salah satu usaha dalam meningkatkan kapasitas pelaku wisata pengembangan wisata, antara lain dengan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pemandu wisata, agar bisa menjual pariwisata Lombok Tengah, dan memberikan layanan yang maksimal kepada pengunjung,” tuturnya
“Ke depan, pelaku wisata Lombok Tengah harus mampu mengembangkan ide-ide kreatif dan inovatif supaya mampu menjadi tuan rumah dengan adanya event balap motor internasional SBK pada bulan November 2021 dan motoGP Tahun 2022 di sikuit Mandalika,” ujar Lalu Hatta.
Sebeelumnnya, SWIM menyayangkan sikap Dispar Lombok Tengah yang tidak melibatkan bahkan tidak mengakomodir warga Lingkar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika pada acara pelatihan pemandu wisata budaya. Merasa kecewa dan diperlakukan tidak adil, SWIM bersama sejumlah warga Lingkar KEK The Mandalika mendatangi panitia pelatihan dari Dispar Lombok Tengah. “Kami butuh bimbingan dan pelatihan, bagaimana kami bersaing dan memajukan pariwisata di KEK The Mandalika, sedangkan di pelatihan ini saja kami tidak dilibatkan dan tidak pernah sama sekali diinformasikan maupun diajak sosialisasi oleh Dispar Lombok Tengah,” keluh Koordinator SWIM, Kedim Marzuki usai menemui panitia pelatihan pemandu wisata budaya dari Dispar Lombok Tengah di JM Hotel Kuta, Rabu, (25/8/2021).
Semestinya, kata Kedim, Dispar Lombok Tengah melibatkan warga Lingkar KEK The Mandalika terlebih lagi dalam kegiatan pelatihan yang berkaitan dengan pariwisata. “Jawabnnya (Dispar) kok lucu, katanya endak tahu SWIM, itu sama saja endak tahu dengan warga Lingkar KEK. Jawabnnya lagi kedepan baru warga akan di libatkan. Jawaban itu lucu dan tidak masuk akal,” sebutnya
Untuk itu atas nama warga Lingkar KEK The Mandalika maupun atas nama SWIM, Kedim meminta kepada Bupati Lombok Tengah untuk mengganti Kadispar Lombok Tengah, Lendek Jayadi dengan ASN yang tidak hannya paham dibidang pemerintahan, tetapi juga paham akan dunia dan industri pariwisata. ” Mohon pak Bupati, Kadisparnya diganti saja, hal – hal semacam ini (pelatihan) tidak melibatkan kami selaku warga Lingkar KEK, diganti saja Kadisnya dengan pejabat yang paham dengan dunia dan industri pariwisata, jangan pilih pejabat yang teori-teori saja,” pinta Kedim. [slnews – rul]

Tags:

0 thoughts on “Dispar Lombok Tengah Bantah Tak Libatkan Warga Lingkar KEK The Mandalika

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Agustus 2021
M S S R K J S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

STATISTIK