Berlaku Tak Adil, SWIM Geruduk Dinas Pariwisata Lombok Tengah

LOMBOK TENGAH | Solidaritas Warga Inter Mandalika (SWIM) menyayangkan sikap Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang tidak melibatkan bahkan tidak mengakomodir warga Lingkar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika pada acara pelatihan pemandu wisata budaya yang dilaksanakan Dispar Lombok Tengah di JM Hotel Kuta di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Rabu, (25/8/2021).
Merasa kecewa dan diperlakukan tidak adil, SWIM bersama sejumlah warga Lingkar KEK The Mandalika mendatangi panitia pelatihan dari Dispar Lombok Tengah. “Kami butuh bimbingan dan pelatihan, bagaimana kami bersaing dan memajukan pariwisata di KEK The Mandalika, sedangkan di pelatihan ini saja kami tidak dilibatkan dan tidak pernah sama sekali diinformasikan maupun diajak sosialisasi oleh Dispar Lombok Tengah,” keluh Koordinator SWIM, Kedim Marzuki usai menemui panitia pelatihan pemandu wisata budaya dari Dispar Lombok Tengah di JM Hotel Kuta, Rabu, (25/8/2021).
Semestinya, kata Kedim, Dispar Lombok Tengah melibatkan warga Lingkar KEK The Mandalika terlebih lagi dalam kegiatan pelatihan yang berkaitan dengan pariwisata. “Jawabnnya (Dispar) kok lucu, katanya endak tahu SWIM, itu sama saja endak tahu dengan warga Lingkar KEK. Jawabnnya lagi kedepan baru warga akan di libatkan. Jawaban itu lucu dan tidak masuk akal,” sebutnya
Untuk itu atas nama warga Lingkar KEK The Mandalika maupun atas nama SWIM, Kedim meminta kepada Bupati Lombok Tengah untuk mengganti Kadispar Lombok Tengah dengan ASN yang tidak hannya paham dibidang pemerintahan, tetapi juga paham akan dunia dan industri pariwisata. ” Mohon pak Bupati, Kadisparnya diganti saja, hal – hal semacam ini (pelatihan) tidak melibatkan kami selaku warga Lingkar KEK, diganti saja Kadisnya dengan pejabat yang paham dengan dunia dan industri pariwisata, jangan pilih pejabat yang teori-teori saja,” pinta Kedim. [slnews – rul]

Tinggalkan Balasan