Dalam Mimpi, Lalu Pathul Satukan Sarang Lebah

Dalam Mimpi, Lalu Pathul Satukan Sarang Lebah
Penjaga Gedung FKUB Lombok Tengah, Muhamad Ridwan Misbah alias Bapak Hur

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Penjaga Sekretariat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhamad Ridwan Misbah, 66 Tahun, melihat Wakil Bupati Lombok Tengah yang juga Bakal Calon Bupati Lombok Tengah di Pilkada Lombok Tengah Tahun 2020, H. Lalu Pathul Bahri, S.Ip berada di tengah – tengah Sarang Lebah.
Peristiwa itu dilihat pria yang akrab dipanggil Bapak Hur dalam mimpinya pada malam setelah  Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.Ip – Dr. HM. Nursiah (Pathul-Nursiah) atau Pasangan Maiq – Meres mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Tengah pada Hari Minggu (6/9/2020).”Saya bermimpi, ada 4 sarang Lebah dan semua Lebah keluar dari dalam Sarangnya, lalu Pak Wabup (H. Lalu Pathul) datang dan menyuruh saya  memindahkan Inen (Ratu Lebah) ke satu sarang supaya semua Lebah berkumpul di satu Sarang,”cerita Bapak Hur, Rabu (9/9/2020).
Setelah Ratu Lebah dipindahkan ke Satu Sarang, kata Bapak Hur, semua Lebah dari 4 Sarang itu masuk dan berkumpul di satu sarang.”Saya artikan mimpi itu, ada 4 Calon Bupati dari Partai, dan Pak Wabup diusung 4 Partai, dan 4 Partai yang mengusung Pak Wabup bersatu jadi satu. InsyaAllah Pak Wabup dan Pak Nursiah terpilih jadi Pemimpin Masyarakat Lombok Tengah,”ucapnya
Selain memimpikan H. Lalu Pathul, pria asal Dusun Pekat Timur, Desa Batunyala, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah itu juga pernah memimpikan H. Moh Suhaili FT, SH saat menjadi Calon Bupati Lombok Tengah di Pilkada Lombok Tengah Tahun 2010 berpasangan dengan H. Lalu Normal Suzana dan saat H. Moh Suhaili FT, SH menjadi Calon Gubernur NTB Tahun 2018 lalu.”Saat Pak Bupati (H. Moh Suhaili FT) menjadi calon Bupati Tahun 2010, Saya bermimpi diajak Pak Bupati bersama masyarakat banyak naik ke Puncak Gunung, dan saya disuruh bawa Bendera. Setibanya di Puncak Gunung, Pak Bupati menyuruh saya menancapkan bendera, lalu saya langsung menancapkan bendera di tempat yang ditunjukkan Pak Bupati. Setelah bendera saya tancapkan keluar air yang begitu besar dan mengalir ke sawah – sawah masyarakat. Artinya, Pak Suhaili jadi Bupati bukan untuk mencari jabatan dan kekayaan, melainkan untuk mensejahterakan Masyarakat Lombok Tengah. Dan Beliau (H. Moh Suhaili FT) dalam setiap pembangunan selalu memproritaskan Kesejahteraan Masyarakat Lombok Tengah,”tutur Bapak Hur
“Saat Pak Bupati menjadi Calon Gubernur NTB, saya bermimpi, Saya dan masyarakat banyak diajak oleh Pak Bupati keluar dari salah satu Gedung di Kota Praya, tetapi begitu berada diluar Gedung, tiba-tiba saya bersama masyarakat banyak dan Pak Bupati diselimuti Kabut, sampai-sampai kita tidak bisa saling lihat. Artinya, Pak Bupati tidak akan dapat jadi Gubernur, dan kalaupun dapat jadi Gubernur akan ada Bencana besar, dan terbukti Tahun 2018 ada Bencana Gempa Bumi,”ujar Bapak Hur. [slNews – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan